Skripsi
Kesiapan sekolah dalam melaksanakan program vokasional bagi siswa autis di SLB Autis (studi kasus di SMPLB Autis Laboratorium) / Silvy Masruroh Imaniyah
Abstrak
ABSTRAK Imaniyah Silvy Masruroh. 2018. Kesiapan Sekolah dalam Melaksanaan Program Vokasional bagi Siswa Autis di SLB Autis. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Ir. Endro Wahyuno M.Si (2) Dr. Sulthoni M.Pd. Kata Kunci Autis Kesiapan Vokasional Autis merupakan gangguan pada perkembangan yang sangat kompleks pada anak yang gejalanya sudah timbul sebelum anak itu mencapai usia 3 tahun. Autis merupakan salah satu dari anak berkebutuhan khusus. Hal yang mendasar pada penyandang autis yaitu memiliki hambatan dalam interaksi komunikasi dan sosial. Tentunya mereka akan sulit diterima oleh masyarakat karena keterbatasan yang dimilikinya. Salah satunya yaitu susahnya penyandang autis dalam memperoleh pekerjaan yang layak. SLB Autis Laboratorium merupakan salah satu sekolah yang mengadakan pendidikan vokasional bagi siswa autis. Kesiapan diperlukan untuk mengetahui ketersesuaian program yang dijalankan. Program vokasional merupakan penggabungan antara teori dan praktik yang berkaitan dengan pekerjaan/ produksi/ jasa secara seimbang sebagai bekal untuk memandirikan lulusannya. Program vokasional merupakan salah satu kurikulum siswa berkebutuhan khusus agar menguasai keterampilan kecakapan hidup. Pengadaan program vokasional memiliki standarisasi agar program dapat dikatakan siap. Aspek kesiapan program vokasional 1) kondisi fisik sekolah 2) kondisi tenaga pendidik 3) kebutuhan atau motif tujuan dan 4) kesiapan menurut KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Fokus pada penelitian ini mengkaji tentang kesiapan pelaksanaan program vokasional di SMPLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan pelaksanaan program vokasional di SMPLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi sebagai langkah pengamatan secara langsung wawancara sebagai media mendapatkan informasi melalui pihak yang terlibat dokumentasi sebagai penyelaras antara observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan antara lain reduksi data penyajian data dan kesimpulan data. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan 1) Kondisi fisik di SLB Autis Laboratorium UM dapat dikatakan siap dengan memperhatikan karakteritik sekolah sehat UKS 2) Kondisi tenaga pendidik yang menguasai tiap bidangnya masing-masing 3) Kebutuhan atau motif tujuan yang jelas dan 4) Kesiapan menurut Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang sudah terlaksana hampir keseluruhan. Jadi dapat disimpulkan bahwa SLB Autis Laboratorium UM dikatakan siap dalam pengadaan program vokasional.