Skripsi
Analisis strategi pengembangan agrowisata belimbing untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kelurahan Karangsari Kota Blitar / Erico Yudha Dirgantara
Abstrak
ABSTRAK Dirgantara Erico Y. 2018. Analisis Strategi Agrowisata Belimbing untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Karangsari Kota Blitar. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sugeng Hadi Utomo MS. Kata Kunci Kesejahteraan Masyarakat Agrowisata Belimbing Ekonomi Kerakyatan Strategi Pengembangan Agrowisata. Di Kota Blitar memiliki banyak perkebunan yang mempunyai potensi besar untuk dijadikan tempat wisata atau biasa disebut agrowisata. Di Kota Blitar banyak komiditi yang dapat berpotensi besar bagi Kota Blitar contohnya budidaya belimbing. Budidaya belimbing di Kota Blitar sangat banyak tersebar hampir seluruh kelurahan dan perdesaan di Kota Blitar tapi yang paling besar berada di Kelurahan Karangsari. Belimbing Karangsari mempunyai keunggulan khusus dari belimbing dari lainya. Belimbing karangsari dari segi ukuran lebih besar dan mempunyai kandungan air lebih banyak dari lainnya. Jenis Belimbing Karangsari yaitu jenis belimbing bangkok merah yang sangat besar. Di Kelurahan Karangsari ada sekitar 25 hektar tanah yang di tanami belimbing. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif deskripsi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive samping (sampel bertujuan) dimana sampel yang diambil tidak ditentukan pada banyaknya sampel melainkan lebih ditekankan pada kualitas pemahaman sampel pada masalah yang diteliti. Pelaksanaan penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara kepada responden yang selanjutnya peneliti menganalisis memaparkan dan melaporkan suatu keadaan atau peristiwa berdasarkan kesimpulan. Narasumber dari penelitian ini adalah ketua Agrowisata Belimbing dan masyarakat Kelurahan Karangsari yang bekerja dan ditinggal disekitar Agrowisata Belimbing di Kelurahan Karangsari Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) strategi pengembangan agrowisata Belimbing adalah (a) menambah sarana dan prasarana (b) sebagai tambahan modal bagi pelaku usaha. (2) indikator dikataan berkembang apabila (a) sarana dan prasarana banyak dan baru (b) kenyamanan tamu dan pengunjung terjamin (c) jumlah pengunjung selalu bertambah. (3) upaya dan peran masyarakat Karangsari dengan adanya agrowisata Belimbing.