Tugas Akhir
Sistem pendeteksi kadar pencemaran udara portable / Muhammad Sulthon Ardiansyah
Abstrak
v RINGKASAN Ardiansyah Muhammad Sulthon. 2018. Sistem Pendeteksi Kadar Kebersihan Udara Portable. Tugas akhir Program Studi D3 Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dyah Lestari S.T. M.Eng. Kata Kunci Pencemaran Gas Industri Udara Arduino Nano MQ 7 MQ 135. Seiring dengan kemajuan teknologi sekarang ini menjadikan teknologi semakin berkembang pesat utamanya dalam bidang industri otomotif dan teknologi informasi. Dalam perkembanganya tersebut pastinya akan ada dampak negatif yang di timbulkan utamanya dalam bidang industri dan otomotif. Banyak sekali alat transportasi dan industri yang semakin banyak dampak positif dari hal tersebut berupa semakin mudahnya manusia dalam menjangkau suatu tempat dan semakin banyak pula lapangan pekerjaan dari dampak positif tersebut juga terdapat dampak negatif dari kegiatan tersebut utamanya dalam hal gas buang dari kendaraan maupun industri yang akan membahayakan lingkunan sekitar dan orang yang berada di sekitar tempat tersebut. Sistem Penanggulangan mengenai dampak negatif dari polusi yang di hasilkan dari hasi proses pembakaran yang tidak sempurna oleh kendaraan dan juga industri. Gas hasil pembakaran tersebut banyak mengandung CO dan CO2 yang mana dalam batas tertentu dapat menyebaban gangguan kesehatan utamanya pada saluran pernafasan. Pada batas lebih dari 100 ppm gas CO dan CO2 yang berada pada udara akan mengakibatkan gangguan pernafasan dan pada jangka panjang akan menyebabkan kanker. Hasil dari penilitian ini berupa tingkat pencemran pada suatu tempa relatif sama pada batas aman yang telah ditentukan. Pengujian tersebut tergantung seberapa dekat sensor membaca pencemaran yang berada di area tersebut. Hasil pengujian kedua yaitu pada beberapa jenis kendaraan bermotor yang mana kadar CO yang masih cukup tinggi pada kendaraan tersebut menandakan pembakaran pada kendaraan tersebut kurang sempurna dan berakibat menghasilkan kadar CO yang cukup tinggi. Dari hasil pengujian tersebut diketahui jika kendaraan yang berusian kurang lebih 10 tahun memiliki pembakaran pada mesin kendaraan yang kurang bagus dan pada motor yang usiaya dibawah 5 tahun memiliki pembakaran yang masih cukup bagus. Pengujian tersebut dilakukan pada posisi gas kendaraan 0 atau tidak pada kondsi dengan putaran dan jarak pengukuran tersebut berjarak 20cm.