Skripsi
Employing short films in teaching recount text to improve Senior High School students’ speaking ability / Listia Shabrina Ramadhani
Abstrak
vi RINGKASAN Ramadhani Listia Shabrina. 2018. Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Atas dengan Menggunakan Film Pendek dalam Pengajaran Teks Recount. Skripsi S1. Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Johannes Ananto Prayogo M.Pd. M.Ed. (II) Nur Hayati S.Pd. M.Ed. Kata Kunci Video YouTube kemampuan berbicara film pendek Pembelajaran bahasa Inggris mempunyai empat kemampuan dasar yang harus dipelajari listening reading writing dan speaking. Kemampuan berbicara memiliki peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari dimana kita menggunakannya dalam berkomunikasi dengan orang-orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana film pendek dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas X di SMA Negeri 1 Singosari. YouTube menyediakan video - video otentik yang memberikan dukungan visual dalam memotivasi siswa untuk belajar. Desain dari penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas IPS A/17. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan kuesioner data partisipasi siswa catatan lapangan tes kemampuan berbicara dan wawancara dengan guru bahasa Inggris sebagai instrumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menggunakan film pendek dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IPS A/17. Pada tes berbicara sebelum penerapan strategi hanya ada 3 dari 30 (10%) siswa yang mendapat nilai 75 atau lebih. Pada tes berbicara setelah penerapan strategi ada 22 dari 30 siswa (73%) mendapat nilai 75 atau lebih. Keaktifan siswa juga meningkat di setiap pertemuan. Pada pertemuan pertama ada 45% yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran dan nilai persentase peningkatan keaktifan siswa pada pertemuan kedua hingga keempat secara berturut-turut adalah 57% 62% dan 73%. Berikut ini adalah tahapan tahapan yang diterapkan pada strategi ini yang telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Tahap pertama menonton film pendek tanpa disertai dengan subtitle. Tahap kedua menonton film pendek dengan subtitle dan disertai oleh lembar kerja. Tahap ketiga mendengarkan suara dari beberapa bagian film pendek untuk dipraktekkan. Tahap keempat mengerjakan lembar kerja yang berisi narasi dari film pendek yang telah ditonton yang belum diurutkan dan mendiskusikan beberapa kosa kata beserta artinya. Tahap kelima kegiatan individu. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa seluruh siswa merasa strategi yang diterapkan menyenangkan dalam pembelajaran berbicara dan strategi ini membantu meningkatkan kemampuan berbicara mereka. Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa menggunakan film pendek dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa serta partisipasi mereka dan ini adalah cara yang menyenangkan bagi siswa dalam belajar berbicara. Maka dari itu para guru bahasa Inggris disarankan untuk menerapkan strategi dengan menggunakan film pendek sebagai alternatif dalam mengajar kemampuan berbicara siswa. Untuk lebih jauh lagi para guru bahasa Inggris juga disarankan untuk menerapkan lima tahap dalam menggunakan film pendek. Untuk penelitian selanjutnya hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi. Disarankan juga untuk memperpanjang waktu penerapan startegi untuk menemukan hasil yang lebih berharga dalam penggunaan film pendek pada kelas berbicara bahasa Inggris.