Skripsi
Kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas XI SMAN 1 Kalidawir Tulungagung / Dika Wahyu Pratama
Abstrak
ABSTRAK Pratama Dika Wahyu. 2017. Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Kalidawir. Skripsi Program Studi Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Martutik M. Pd. Kata Kunci menulis menulis teks teks laporan hasil observasi. Laporan merupakan sebuah tulisan eksposisi dengan bentuk penyajian fakta tentang suatu keadaan atau suatu kegiatan. Laporan berisi fakta yang disampaikan oleh pelapor berkenaan dengan tanggung jawab yang ditugaskan kepada pelapor secara langsung dengan objek tertentu.Di dalam menulis laporan perlu adanya keterampilan khusus yaitu ketelitian dan kecermatan. Indikator kemampuan menulis teks laporan hasil observasi di antaranya adalah mampu merangkai pokok-pokok laporan berdasarkan urutan waktu ruang atau tempat serta topik dan mampu mengembangkan kerangka laporan ke dalam beberapa paragraf dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Untuk mencapai indikator tersebut selain siswa harus dapat berlatih dengan keras guru juga berperan besar dalam membimbing penulisan laporan. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method). Metode campuran ini merupakan penggabungan dua bentuk penelitian yakni penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penggabungan dua metode penelitian tersebut untuk memperkuat hasil tingkat kesulitan teks sehingga diperoleh hasil yang lebih komprehensif valid dapat dipercaya dan objektif. Data penelitian ini berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data dan data penelitian ini ialah siswa kelas XI SMAN 1 Kalidawir dan Teks Laporan Hasil Observasi dari Siswa. Instrument yang digunakan yaitu pedoman observasi lembar penilaian dan tes. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik analisis untuk mendeskripsikan ketepatan dan ketidaktepatan siswa dalam menyusun struktur kaidah penulisan dan ciri kabahasaan teks laporan hasil observasi dengan standard nilai yang ditentukan yakni 65. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Pertama bahwa kemampuan siswa kelas XI SMAN 1 Kalidawir Tulungagung dalam menyusun teks laporan hasil observasi adalah sebanyak 4 siswa atau sebesar 13% siswa masuk dalam klasifikasi kurang yaitu memiliki rentang nilai 35-64. Kemudian sebanyak 10 siswa atau sebesar 33% siswa masuk dalam klasifikasi cukup dengan rentang nilai 65-74. Persentase terbanyak sebesar 43% atau sebanyak 13 siswa dengan rentang nilai 75-84 masuk dalam kualifikasi baik. Sedangkan 3 siswa atau sebanyak 10% dengan rentang nilai 85-100 masuk dalam kualifikasi sangat baik. Kesimpulan dari hasil tersebut adalah sebagian besar siswa kelas XI SMAN 1 Kalidawir Tulungagung mampu menyusun teks laporan hasil observasi. Meskipun masih ada beberapa siswa yang belum memiliki kemampuan yang baik. Kedua Selanjutnya ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi yang dimiliki oleh 10 siswa dengan kualifikasi cukup sebagian besar sudah sesuai dengan struktur dan kaidah yang benar namun ada beberapa catatan yang harus diperhatikan yaitu siswa belum memahami paragraf dengan utuh sehingga isi atau informasi yang dikandung dalam suatu paragraf sulit dipahami. Sedangkan untuk 13 i siswa dan 3 siswa yang masuk dalam kualifikasi baik dan sangat baik secara keseluruhan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi yang dihasilkan sudah bagus dan benar sesuai dengan kaidah penulisan teks laporan hasil observasi. Ketiga kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas XI SMAN 1 Kalidawir memiliki kemampuan rata-rata menulis teks laporan hasil observasi dengan baik. Yaitu sebanyak 13 siswa yang masuk dalam kualifikasi baik dan 3 siswa masuk dalam kualifikasi sangat baik dalm menulis teks laporan hasil observasi. Walaupun ada beberapa siswa yang belum memiliki kemampuan dengan baik dalam menulis teks laporan hasil observasi. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan kepada guru bahasa Indonesia SMAN 1 Kalidawir Tulungagung lebih memperhatikan kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh siswa agar siswa lebih tertangani secara cepat khususnya dalam hal menulis teks laporan hasil observasi. Mulai dari pembelajaran materi teks laporan hasil observasi struktur ciri kebahasaan sampai dengan kaidah penulisan. ii