Skripsi
Pengaruh pembelajaran inkuiri terstruktur terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMAN 1 Talun pada materi hukum Lavoisier dan hukum Proust / Ruruh Pangesti Rahayu
Abstrak
i ABSTRAK Rahayu Ruruh Pangesti. 2016. Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terstruktur Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X SMAN 1 Talun pada Materi Hukum Lavoisier dan Hukum Proust. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Suhadi Ibnu (II) Ridwan Joharmawan. Kata Kunci Inkuiri Terstruktur Hasil Belajar Hukum Lavoisier Hukum Proust Materi Hukum Dasar Kimia merupakan penggabungan konsep kimia dan perhitungan matematika. Sehingga diperlukan cara berpikir dan analisis yang tinggi untuk membangun serta mengkaitkan konsep yang diperoleh. Di SMAN 1 Talun Hukum Dasar Kimia dibelajarkan dengan model Ceramah Diskusi yang masih berpusat pada guru sehingga memberikan hasil belajar yang kurang memuaskan. Baik buruknya hasil belajar dipengaruhi oleh proses pembelajaran. Oleh sebab itu perlu dipilih model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 dan dapat meningkatkan proses pembelajaran sehingga hasil belajar akan semakin baik. Salah satunya dengan menggunakan pembelajaran Inkuiri terstruktur. Inkuiri adalah salah satu model pembelajaran yang mengutamakan proses penemuan dalam kegiatan pembelajaran untuk memperoleh pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan pembelajaran Inkuiri Terstruktur dengan peserta didik yang dibelajarkan dengan model ceramah diskusi pada materi hukum Lavoisier dan hukum Proust. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen dengan Posttest Only Control Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN 1 Talun tahun ajaran 2015/2016. Sampel pada penelitian ini adalah kelas X MIPA 7 yang dibelajarkan dengan model Ceramah Diskusi dan kelas X MIPA 8 yang dibelajarkan dengan pembelajaran Inkuiri Terstruktur. Data dari penelitian ini adalah hasil belajar kognitif dengan menggunakan instrumen soal ulangan harian pilihan ganda sebanyak 25 butir soal. Teknik Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar materi Hukum Lavoisier dan Hukum Proust antara kelas yang dibelajarkan dengan pembelajaran Inkuiri Terstruktur dan ceramah dikusi pada peserta didik kelas X SMAN 1 Talun. Rata-rata hasil belajar kelas yang dibelajarkan dengan model Inkuiri Terstruktur sebesar 77 dan yang dibelajarkan dengan ceramah diskusi sebesar 70.