Skripsi
Tingkat kesulitan mahasiswa dalam mengelola usaha pada matakuliah MUB industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana / Diyah Safitri
Abstrak
i RINGKASAN Safitri Diyah. 2018. Tingkat Kesulitan Mahasiswa dalam Mengelola Usaha pada Matakuliah MUB Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Idah Hadijah M.Pd. (II) Nurul Hidayati S.Pd. M.Sn. Kata Kunci Tingkat Kesulitan Mahasiswa Mengelola Usaha Matakuliah MUB Industri Observasi yang dilakukan bulan Agustus Tahun 2017 pada 30 mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2014 menunjukkan bahwa terdapat beberapa permasalahan dalam mengelola usaha busana industri pada matakuliah MUB Industri. Kesulitan-kesulitan yang dialami oleh mahasiswa tersebut merupakan kesulitan yang dialami pada proses untuk memenuhi target minimal yang telah menjadi ketentuan. Jadi kesulitan tersebut tidak terlalu mempengaruhi pada hasil akhir evaluasi matakuliah. Tingkat kesulitan mengelola usaha adalah tingkat kesulitan yang dihadapi mahasiswa untuk mengelola usaha busana industri pada matakuliah MUB Industri yang telah selesai ditempuh dan diikuti meliputi tahap perencanaan usaha pelaksanaan usaha dan evaluasi usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tingkat kesulitan mahasiswa dalam mengelola usaha pada tahap perencanaan usaha pelaksanaan usaha dan tahap evaluasi usaha pada matakuliah MUB Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling jenuh. Populasi dan sampel yang diambil adalah keseluruhan mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2014 yang telah selasai menempuh dan mengikuti matakuliah MUB Industri. Diperoleh hasil (1) tahap perencanaan merupakan tahap yang tidak terlalu sulit untuk dituntaskan karena sebelum melakukan perencanaan mahasiswa mendapat pengetahuan mengenai perencanaan usaha (2) tahap pelaksanaan merupakan tahap yang sulit untuk dituntaskan karena tahap tersebut memiliki kendala mengenai kinerja mahasiswa yang kurang maksimal dalam proses pelaksanaan usaha (3) tahap evaluasi merupakan tahap yang sulit untuk dituntaskan karena mahasiswa mengalami keterlambatan pemenuhan target omset yang mempengaruhi prestasi keberhasilan usaha. Kesimpulan pada penelitian ini dari keseluruhan bahwa sebagian besar responden berpendapat tingkat kesulitan mengelola usaha busana industri adalah pada tahap perencanaan (tidak terlalu sulit). Walaupun pada tahap perencanaan tidak terlalu sulit hendaknya perlu dioptimalkan dalam pengerjaannya. Pada kedua tahap yaitu pelaksanaan dan evaluasi dikaegorikan sulit maka perlu lebih ditingkatkan kinerja pada kedua tahap tersebut. Saran pada penelitian ini hendaknya mahasiswa optimal dalam mengelola usaha pada tahap perencanaan tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi agar tujuan usaha yaitu mencapai target omset dapat dituntaskan dengan baik.