Skripsi
The English enrichment program for Papuanese students in SMAN 8 Malang / Sisca Wahyu Mawarni
Abstrak
iv RINGKASAN Mawarni Sisca Wahyu. 2017. Program Matrikulasi Bahasa Inggris untuk Siswa Papua di SMAN 8 Malang Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Nur Mukminatien M.Pd. (II) Dr. Suharyadi S.Pd M Pd. Kata Kunci program matrikulasi siswa afirmasi Afirmasi Pendidikan Menengah Atas (ADEM) penelitian kualitatif Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan Program Matrikulasi Bahasa Inggris terhadap siswa Afirmasi Pendidikan Menengah Atas (ADEM) di SMAN 8 Malang. Penelitian ini menjelaskan proses perencanaan dan penerapan manfaat dan tantangan pelaksanaan Program Matrikulasi Bahasa Inggris. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan tiga instrumen penelitian yaitu wawancara catatan lapangan dan tes. Dalam merencanakan program matrikulasi peneliti melakukan wawancara dengan mentor guru Bahasa Inggris kelas dan juga siswa afirmasi. Dari hasil wawancara dengan mentor dan guru Bahasa Inggris tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa afirmasi tertinggal dalam menangkap pelajaran dan kurang percaya diri di dalam kelas. Hal tersebut dikarenakan kurangnya kosa kata dan rendahnya pemahaman tata kalimat dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Hal tersebut juga didukung adanya fakta bahwa siswa afirmasi cenderung memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang relatif lebih rendah dari siswa nonafirmasi. Merujuk kepada isu tersebut Program Matrikulasi Bahasa Inggris digagas untuk membantu memenuhi kebutuhan siswa dan membantu siswa untuk mengejar kesenjangan belajar di kelas. Data yang diperoleh dari catatan lapangan digunakan untuk menjelaskan penerapan program matrikulasi. Penelti yang juga berperan sebagai guru menggunakan metode Presentation Practice (PPP) dan Engage Study Activate (ESA) dalam menyampaikan materi selama program matrikulasi. Sebanyak 26 pertemuan yang terdiri atas 24 pertemuan berisi kegiatan belajar mengajar dan 2 pertemuan penilaian. Nilai yang diperoleh dari tes digunakan sebagai data untuk membuktikan ada tidaknya manfaat program untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris serta sikap siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Tes yang dimaksud digunakan untuk menilai kemampuan berbahasa dan kemampuan isi bahasa siswa. Berdasarkan jumlah jawaban benar dari tes kosa kata tata bahasa mendengar membaca dan hasil dari tes berbicara dan menulis siswa dikelompokkan menurut empat tingkat pencapaian belajar. Manfaat dari Program Matrikulasi Bahasa Inggris terlihat dari bertambahnya motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris jika dibandingkan pada saat pertama kali mereka mengikuti program. Hal tersebut ditunjukkan dengan siswa mencapai level tiga yang berarti siswa dapat memahami instruksi sederhana tanpa bergantung pada gestur dan siswa dapat membuat kalimat singkat untuk merespon instruksi atau untuk terlibat dalam aktivitas belajar terkontrol. Kemampuan v berbahasa Inggris secara keseluruhan juga mengalami peningkatan sebagaimana ditunjukkan oleh nilai tes yang telah dianalisis secara kualitatif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Program Matrikulasi Bahasa Inggris dapat membantu siswa afirmasi memperoleh pembelajaran yang lebih efektif jika dibandingkan dengan mereka hanya mengikuti kegiatan belajar di kelas umum. Terdapat beberapa hal yang dapat ditingkatkan terkait perencanaan dan pelaksanaan Program Matrikulasi Bahasa Inggris. Instruktur program disarankan untuk merencanakan dan menyiapkan program bersama dengan guru kelas untuk mengakomodasi komunikasi terkait perkembangan siswa selama pelaksanaan program. Keduanya juga diharapkan dapat bekerja secara kolaboratif untuk memantau perkembangan siswa dan bekerja sama dalam mencari solusi atas kemungkinan masalah-masalah yang muncul selama proses belajar dan mengajar.