Tugas Akhir
Analisis sistem pengendalian internal pemberian kredit pada Kopera si Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Mataram Kota Pamekasan / Yunita Kurniawati
Abstrak
i ABSTRAK Kurniawati Yunita. 2018. Analisis Sistem Pengendalian Internal Pemberian Kredit Pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) MATARAM Kota Pamekasan. TugasAkhir Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dudung Ma ruf Nuris S.Pd. M.Pd KataKunci Pemberian Kredit Koperasi Pengendalian Internal Analisis Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan system pengendalian internal pemberian kredit yang diterapkan pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) MATARAM dan untuk mengevaluasi system pemberian kredit yang diterapkan oleh Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) MATARAM. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian ini hanya menganalisis sistem pemberian kredit pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) MATARAM. Pada penelitian ini hanya memiliki dua narasumber yaitu ketua dari KPRI MATARAM dan salah satu satu karyawannya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adapun yang terjadi pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) MATARAM yaitu tidak adanya perjanjian khusus berupa surat pernyataan yang menyatakan bahwa jika debitur dikemudian hari tidak bisa melunasi pinjamannya dikarenakan meninggal dunia. Surat pernyataan tersebut berisi pihak debitur menyatakan bahwa akan tetap melunasi pinjamannya kepada kreditur oleh keluarga terdekat yang ditinggalkan. Misalnya istri saudara kandung maupun anaknya yang ditandatangani kedua belah pihak antara debitur dan kreditur diprosedur awal pemberian kredit. Prosedur pemberian kredit pada KPRI Mataram masih banyak yang harus diperbaiki seperti tidak adanya kartu angsuran yang diberikan pada peminjam kredit. Masih terjadinya perangkapan fungsi-fungsi yang berdampak pada ketidakefektifan pada pegawai yang mestinya hanya dilakukan oleh satu orang saja pada satu pekerjaan. Penelitian selanjutnya akan lebih baik jika menganalisis segala aspek sistem pemberian kredit pada KPRI MATARAM. Selain itu akan lebih baik juga jika mencari narasumber pendukung misalnya dari anggota koperasi yang melakukan peminjaman kredit pada KPRI MATARAM. Dalam hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa KPRI MATARAM masih banyak yang harus diperbaiki seperti terjadinya perangkapan fungsi dan prosedur pemberian kredit.