Skripsi
Pengaruh ROA, FDR, dan NPF terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah BPRS di Indonesia / Hurin ‘In Pujiastutik
Abstrak
ABSTRAK Pujiastutik Hurin In. 2018. Pengaruh Return on Asset (ROA) Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Di Indonesia. Skripsi Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Agus Sumanto S.E. M.SA. Kata Kunci Return on Asset (ROA) Financing to Deposit Ratio (FDR) Non Performing Financing (NPF) Bagi Hasil Deposito Mudharabah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Perbankan syariah sampai saat ini tumbuh sangat pesat. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya produk syariah yang terus tumbuh dan berkembang. Salah satunya adalah deposito mudharabah. Tingkat bagi hasil yang menjadi ciri khas dari deposito mudharabah merupakan daya tarik publik untuk menyimpan dananya di bank khususnya produk deposito mudharabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah BPRS di Indonesia. Populasi yang digunakan adalah laporan keuangan bulanan seluruh BPRS di Indonesia bulan Januari 2012 April 2018 berupa data time series. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Return on Asset (ROA) Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) sebagai variabel bebas serta tingkat bagi hasil deposito mudharabah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) sebagai variabel terikat. Secara simultan variabel ROA FDR dan NPF bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap bagi hasil deposito mudharabah BPRS di Indonesia. Sedangkan secara parsial ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap bagi hasil deposito mudharabah BPRS di Indonesia. FDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap bagi hasil deposito mudharabah BPRS di Indonesia. Serta NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap bagi hasil deposito mudharabah BPRS di Indonesia.