Skripsi
Pengaruh inovasi financial technologi terhadap pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (studi pada UMKM Kecamatan Sukun, Kota Malang) / Moh. Farid Zainuddin
Abstrak
i RINGKASAN Zainuddin Farid. 2018. Pengaruh Financial Technologi Terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (Studi Pada UMKM Kec.Sukun Kota Malang) Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr.Dwi Wulandari S.E. M.M. Kata kunci Sistem Pembayaran Tingkat Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis seberapa berpengaruhnya financial teknologi melalui sistem pembayaran non tunai yaitu edc terhadap perkembangan usaha umkm yang berada di kec.sukun kota malang. Untuk menganalisis seberapa berpengaruhnya tingkat pendapatan terhadap perkembangan usaha umkm yang berada di kec.sukun kota malang untuk menganalisis seberapa besar berpengaruhnya financial teknologi edc dan tingkat pendapatan setelah menerima dari pembiayaan dari bank terhadap perkembangan uaha umkm yang berada di kec.sukun kota malang. Pembayaran non tunai (pnt) berpengaruh positif terhadap pengembangan umkm (pbumkm) yang berarti apabila jumlah pembayaran non tunai meningkat maka akan meningkatkan pengembangan umkm. Umkm yang memiliki frekuensi transaksi tinggi jika difasilitasi instrumen edc akan berkontribusi yang sangat besar dalam gnnt. Dengan jumlah transaksi persatuan waktu yang tinggi meskipun dengan nilai kecil akan menghasilkan nilai nominal yang besar. Apalagi jika setiap transaksi nominalnya besar maka jumlah total transaksi akan semakin besar. Ini juga berimplikasi terhadap komposisi transaksi non tunai yang akan semakin tinggi dibandingkan terhadap total transaksi. Dengan frekuensi yang tinggi maka proses edukasi dan pembentukan budaya transaksi non tunai juga semakin cepat. Budaya ini akan menular kepada masyarakat yang belum mengenal dan belum mau mengambil peran dalam transaksi non tunai akan merasa ketinggalan dan akan tertarik dan terdorong untuk segera ikut melakukan transaksi non tunai. Para pelaku umkm menjadi lebih efektif dan efisien dalam mengalokasikan modal yang dimiliki menghindari stok barang yang tidak laku terjual hingga mendapat celah untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar. Secara keseluruhan sistem pembayaran non-tunai menyediakan manfaat yang berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor umkm lewat efisiensi dan efektivitas kinerja dan biaya. Layanan pembayaran non-tunai dapat terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan umkm dan masyarakat secara lebih efektif. Inovasi dan layanan produk tekfin dipercaya dapat mendorong ekonomi digital sehingga mempercepat pencapaian inklusi keuangan di indonesia. Tidak mustahil nantinya pelanggan dapat dengan mudah merasakan secara langsung pembayaran non-tunai di sektor