Skripsi
Peran sanggar Genta dalam melestarikan tari topeng getak di Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan / Ade Mareta Hasbullah
Abstrak
ABSTRAK Hasbullah Ade Mareta. 2017. Peran Sanggar Genta Dalam Melestarikan Tari Topeng Getak Di Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Suko Wiyono SH. MH (2) Drs. Margono M.Pd. M.Si Kata kunci Peran Sanggar Genta Tari Topeng Getak Melestarikan Tari Topeng Getak Di Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran dari Sanggar Genta dalam melestarikan Tari Topeng Getak kepada masyarakat Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan. Dalam mencari data dari informan yang terdiri dari Ketua Sanggar Genta Pelatih Sanggar Genta. Pengumpulan data tersebut menggunakan dokumentasi observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara ditelaah dan dirangkum secara inti dan disusun dalam satuan-satuan. Hasil penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut. Pertama Sanggar Genta dalam melestarikan topeng getak sudah berjalan dengan baik latihan yang selalu dilakukan oleh Sanggar Genta setiap satu minggu sekali dan latihan alam yang dilaksanakan pada akhir pekan dapat menumbuhkan rasa suka terhadap kesenian lokal khususnya dalam bidang tari yaitu Tari Topeng Getak terhadap remaja pada saat ini. Kedua Alasan sanggar genta melestarikan tari topeng getak adalah tanggung jawab dari Ketua Sanggar sebagai keturunan dari Budayawan Madura dan tuntutan profesi yang di embannya saat ini. Ketiga permasalahan yang di hadapi Sanggar Genta dalam melestarikan Tari Topeng Getak yaitu kurangnya minat generasi sekarang mempelajari kesenian lokal Keempat dalam mengatasi kendala yang dialami Sanggar Genta pelatih harus bisa beradaptasi dengan generasi yang sekarang yang lebih sensitif dengan memberikan metode pelatihan yang cocok agar siswa lebih mudah dalam menangkap dan menghafal gerakan tari. Saran yang diberikan oleh peneliti setelah melakukan penelitian adalah Sebaiknya Sanggar Genta lebih meningkatkan pelatihan Tari Topeng Getak karena sebuah tarian jika tidak di lestarikan oleh generasi muda maka akan punah atau bisa di ambil alih oleh negera tetangga. Untuk masalah kegiatan latihan rutinnya usahakan diberi stimulus untuk ketertarikan anak dalam seni tari dan meminimalisir pujian terhadap siswa karena pujian bisa bikin siswa menyepelekan hal yang memang sudah terbiasa.