UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Dampak kenaikan harga kedelai terhadap pendapatan produsen tempe skala kecil di Desa Kangenan Kabupaten Pamekasan / Dheny Setio Putro Sasongko

Sasongko, Dheny Setio Putro - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Sasongko Dheny Setio Putro. 2018. Dampak Kenaikan Harga Kedelai Terhadap Pendapatan Produsen Tempe Skala Kecil di Desa Kangenan Kabupaten Pamekasan. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Imam Mukhlis S.E. M.Si. Kata Kunci Dampak kenaikan harga kedelai strategi pengembangan produk Jumah produsen tempe semakin hari semakin meningkat jumlahnya karena selain usaha pembuatan tempe merupakan salah satu usaha yang mudah dilakukan karena tidak memerlukan keahlian khusus modal tidak terlalu besar. Besarnya keuntungan perusahaan berbeda antara perusahaan tempe dengan skala kecil dan skala besar selain itu lokasi juga menentukan. Pernyataan ini dikuatkan oleh penelitian Amang (1996) yang melakukan penelitian di Lampung dan Jawa Barat bahwa usaha industri tempe memberikan rasio keuntungan yang sedikit lebih tinggi dari usaha tahu. Rata-rata rasio keuntungan (persen) terhadap total biaya produksi untuk industri tempe dan tahu di Lampung dan Jawa Barat masing-masing adalah 22 persen dan 24 persen. Sedangkan untuk industri tahu di dua daerah tersebut sekitar 19 persen dan 21 persen. Dengan demikian industri tempe memberikan keuntungan sekitar 3 persen lebih tinggi dibandingkan industri tahu di kedua daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Dampak kenaikan harga kedelai terhadap pendapatan usaha pengrajin tempe skala kecil dan rumah tangga yang letaknya di Kecamatan Kangenan kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dengan melakukan wawancara pada pakar atau pimpinan perusahaan sebagai perantara untuk mencari data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Kenaikan harga kedelai ternyata berdampak pada kesulitan para pengrajin tempe dalam mempertahankan usahanya jika tidak kreatif. Namun pendapatan mereka tetap saja berkurang. Campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan dalam menstabilkan harga kedelai. Pemerintah Indonesia sebenarnya mampu menyelesaikan masalah fluktuasi harga kedelai dengan baik dengan memfokuskan inovasi teknologi dan ketrampilan di bidang intensifikasi dan ekstensifikasi. (2) Dampak dari kenaikan harga kedelai terhadap pendapatan yaitu pada komponen biaya kedelai yang terus meningkat dapat mempengaruhi kinerja produksi tempe yang ada. Berdasarkan hasil survei peneliti bahwa bahan baku kedelai yang di olah per pengrajin tempe cukup rendah yaitu sekitar kurang dari 100 kg per hari.


Informasi Detail
DDC
Rs 339.22 SAS d
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ekonomi Pembangunan, 2018.
Deskripsi Fisik
x, 86 lembar : ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06121/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. PRODUSEN TEMPE - PENDAPATAN
2. KEDELAI, HARGA
3. TEMPE PRODUCERS - INCOME

Pembimbing
1. Imam Mukhlis
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik