Skripsi
Perbedaan kebugaran jasmani dan motor ability siswa LHS dengan siswa reguler Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang / Rezky Gunawan
Abstrak
iii RINGKASAN Gunawan Rezky. 2018. Perbedaan Kebugaran Jasmani dan Motor Ability Siswa LHS dengan Siswa Reguler SMP di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Febrita Paulina Heynoek S.Pd M.Pd. (II) Gema Fitriady S.Pd M.Pd. Kata Kunci Kebugaran Jasmani Motor Ability LHS (Lima Hari Sekolah) Sekolah Reguler Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi yang dilakukan pada kegiatan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) PJOK Malang. Data yang diperoleh bahwa SMP di Kota Malang telah menerapkan kebijakan LHS (Lima Hari Sekolah) dan reguler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kebugaran jasmani dan motor ability siswa sekolah LHS dengan siswa sekolah reguler. Tes kebugaran jasmani dan motor ability menggunakan TKJI 2010 dan Barrow Motor Ability Test. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik kausal komparatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate purposive random sampling dengan jumlah sekolah 3 1 dengan jumlah siswa sebanyak 95 siswa untuk sekolah LHS dan 33 siswa untuk sekolah reguler sebagai sampelnya. Instrumen yang digunakan adalah TKJI 2010 dan Barrow Motor Abiliy Test. Teknik analisis data yang digunakan adalah One-Way Anova dan One-Way Manova dengan uji hipotesis 945 0 05. Hasil uji One-Way Anova pada hipotesis I mnunjukkan nilai signifikan 0 000 lebih kecil () dari taraf signifikan 945 0 05 yang artinya ada perbedaan yang signifikan terhadap motor ability siswa LHS dengan siswa reguler SMP di Kota Malang . Selanjutnya pada hipotesis ke III hasil uji One-Way Manova kebugaran jasmani dan motor ability siswa LHS dengan siswa reguler menunjukkan nilai signifikan 0 000 lebih kecil (