Skripsi
Tanggapan Mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana UM terhadap Manfaat Pembelajaran MUB Modiste / Khanifah Anjayani
Abstrak
RINGKASAN Anjayani Khanifah. 2018. Tanggapan Mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana UM terhadap Manfaat Pembelajaran MUB Modiste. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Esin Sintawati M.Pd. (II) Dra. Nurul Aini M.Pd. Kata kunci tanggapan mahasiswa manfaat kognitif manfaat afektif manfaat psikomotor pembelajaran MUB Modiste Mata kuliah Mengelola Usaha Busana (MUB) Modiste merupakan matakuliah praktikum yang memberi bekal orientasi bisnis dimasa depan. Pengajar atau dosen pengajar sudah memberikan pembelajaran sesuai standar proses pembelajaran namun pada penelitian angkatan 2010/2011 menghasilkan apresiasi yang kurang baik terhadap pelaksanaan matakuliah MUB modiste sehingga peneliti ingin melihat sejauh mana manfaat pembelajaran tersebut. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan tanggapan mahasiswa terhadap manfaat kognitif manfaat afektif dan manfaat psikomotor pembelajaran mub modiste. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2012/2013 2013/2014 dan 2014/2015 yang sudah menempuh mata kuliah MUB modiste. Penelitian ini menggunakan sampel Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah 96 responden. Instrument yang digunakan adalah angket atau kuesioner tertutup. Hasil penelitian menunjukkan manfaat pembelajaran MUB modiste pada manfaat kognitif sebagian besar dalam kategori sangat bermanfaat dengan hasil 72% mahasiswa memilih sangat setuju dan hampir setengahnya dalam kategori bermanfaat dengan hasil 28% dari 96 mahasiswa. Manfaat afektif menunjukkan bahwa sebagian besar (52%) mahasiswa merasakan sangat bermanfaat hampir setengahnya (45%) mahasiswa merasakan bermanfaat dan sebagian kecil (3%) mahasiswa merasakan kurang bermanfaat. Manfaat Psikomotor terlihat hampir setengahnya (46%) mahasiswa merasakan sangat bermanfaat dan sebagian besar (54%) mahasiswa merasakan bermanfaat. Hasil persentase tanggapan keseluruhan responden terhadap pembelajaran MUB modiste menunjukkan hampir setengahnya (33%) mahasiswa merasakan manfaat kognitif hampir setengahnya (32%) mahasiswa merasakan manfaat afektif dan hampir setengahnya (35%) mahasiswa merasakan manfaat psikomotor. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa merasakan pembelajaran MUB Modiste sangat bermanfaat. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwasannya rencana pembelajaran mendapat apresiasi kurang baik dari mahasiswa. Namun tingkat kelulusan mahasiswa pada tahun 2010 tersebut mencapai 90 71%. Perihal tersebut menunjukkan bahwasannya pembelajaran MUB Modiste secara keseluruhan masih dapat mencapai hasil belajar yang baik. Hasil belajar dapat dilihat dari ketiga ranah yaitu ranah kognitif ranah afektif dan ranah psikomotor. Jika hasil belajar baik maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa merasakan manfaat pembelajaran tersebut. Manfaat pembelajaran iv tersebut berkesinambungan mahasiswa merasakan manfaat kognitif yang dapat mempengaruhi sikap (manfaat afektif) mahasiswa dan menghasilkan keterampilan (manfaat psikomotor) mahasiswa. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa manfaat pembelajaran MUB modiste sudah seimbang antara manfaat kognitif yang didapatkan manfaat afektif begitupun juga manfaat psikomotor karena nilai persentase yang tidak jauh berbeda. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah 1) Pembina yang termasuk dalam matakuliah MUB modiste sebaiknya lebih memudahkan prosedur pada pembelajaran. Misalnya persetujuan pesanan mengenai detail desain busana yang dipesan oleh konsumen dan bahan pelengkap yang diperlukan dalam pembuatan busana. Memanfaatkan teknologi seperti handphone pada aplikasi WhatsApp Email untuk berkomunikasi dengan mahasiswa. Supaya mempermudah dan mempercepat produksi dalam mencapai target produksi. 2) Mahasiswa diharapkan dapat lebih disiplin dalam pembelajaran. Tidak menunda-nunda pekerjaan Memanfaatkan fasilitas dengan sebaik-baiknya. Belajar manajemen waktu dengan baik. Mampu menerima dan menjalankan rambu-rambu pembelajaran dengan baik. 3) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam pelaksanaan penelitian sejenis pada pokok pembahasan yang berbeda.