Skripsi
Pengembangan nugget Moringa oleifera (daun kelor) sebagai penganekaragaman pangan untuk anak usia 10-12 tahun di SDN Inpres 2 Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat / Tati Haryati
Abstrak
v RINGKASAN Haryati Tati. 2018. Pengembangan Nugget Moringa oleifrta (Daun Kelor)sebagai Penganekaragaman Pangan untuk Anak Usia 10-12 Tahun di SDN Inpres 2 Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) dr. Hartati Eko Wardani M.Si. Med. (II) dr. Agung Kurniawan M.Kes. Nugget Moringa oleifera (daun kelor) merupakan salah satu produk diversifikasi berbahan baku daun kelor yang digiling dengan penambahan bumbu-bumbu dan dicetak kemudian di lumuri dengan pelapis (coating dan breading) yang dilanjutkan dengan penggorengan. Pada dasarnya nugget Moringa oleifera (daun kelor) sama dengan nugget ayam hanya saja perbedaan terletak pada bahan baku yang digunakan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan research and development (R D) dari Borg and Gall. Langkah pengembangan yang dilakukan yaitu tahap pengumpulan data dan informasi tahap perencanaan tahap pengembangan produk dan evaluasi ahli revisi produk awal uji coba kelompok kecil uji coba kelompok besar revisi produk akhir. Pada validasi Ahli menggunakan 3 ahli yaitu 1 Dosen Tataboga (UM) 2 valisasi ahli angket (Dosen Kesehatan Masyarakat FIK UM). Validasi menu diperoleh persentase sebesar 94 4%. Validator angket I (satu) diperoleh persentase sebesar 100%. Selanjutnya validator angket II (dua) diperoleh persentase sebesar 65%. Persentase validasi tersebut mempunyai makna bahwa pengembangan produk nugget Moringa oleifera (daun kelor) dapat digunakan dengan revisi sedang agar bisa di uji cobakan pada kelompok kecil dan kelompok besar. Selanjutnya melakukan uji coba kelompok kecil dan kelompok besar. Berdasarkan data yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil diperoleh persentase 86 6%. Kemudian data yang diperoleh dari uji coba kelompok besar diperoleh persentase 98 1% dinyatakan bahwa pengembangan produk nugget Moringa oleifera (daun kelor) mudah murah menarik bermanfaat dan sesuai dengan kelompok umur yang dijadikan sebagai subjek penelitian maka dapat disimpulkan bahwa produk nugget Moringa oleifera (daun kelor) yang dikembangkan layak dan valid di gunakan dengan tanpa revisi. Setelah menjalani semua langkah dari proses pengembangan dari analisis kebutuhan sampai uji coba kelompok maka produk akhir dari pengembangan ini adalah nugget Moringa oleifera (daun kelor) sebagai penganekaragaman pangan untuk anak usia 10-12 tahun di SDN Inpres 2 Naru. Hasil dari produk yang dikembangkan akan di kemas dalam bungkusan dan bisa di pasarkan di manapun. Kata Kunci Nugget Moringa oleifera (Daun Kelor) Penganekaragaman Pangan.