Skripsi
Pengembangan bahan ajar berbasis mobile apps pada mata pelajaran teknologi jaringan berbasis luas dengan model self-directed learning untuk siswa SMK kelas XI TKJ / Wahyudi Indra Prakoso
Abstrak
vi ABSTRAK Prakoso W. I. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Mobile Apps pada Mata Pelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas dengan Model Self-Directed Learning untuk Siswa SMK Kelas XI TKJ. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Hakkun Elmunsyah S.T. M.T. (2) Dr. Eng. Muhammad Ashar S.T. M.T. Kata kunci Pengembangan Bahan Ajar Mobile Apps Self-Directed Learning Teknologi Jaringan Berbasis Luas Kurikulum 2013 (revisi 2017) merupakan sistem pendidikan yang dipakai oleh pemerintah sekarang kurikulum tersebut sudah diterapkan untuk kelas X dan XI. Hal ini mengakibatkan munculnya beberapa mata pelajaran baru salah satunya Teknologi Jaringan Berbasis Luas. Berdasarkan hasil observasi ditemukan masalah yaitu belum tersedianya bahan ajar untuk mata pelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas yang dapat digunakan siswa dalam belajar di luar jam pembelajaran dikarenakan pelaksanaan Praktik Kerja Industri mengakibatkan waktu belajar siswa di saat jam pembelajaran berkurang. Pengembangan ini merupakan solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan adanya nilai tambahan yang diperoleh dari pelaksanaan kuis untuk menumbuhkan minat siswa dalam penggunaan bahan ajar tersebut. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Tahapan dari model pengembangan tersebut yaitu (1) Tahap Analyze (2) Tahap Design (3) Tahap Development (4) Tahap Implementation (5) Tahap Evaluations. Uji coba kelayakan produk akan dilakukan oleh siswa kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 6 Malang. Berdasarkan uji validasi yang telah dilakukan oleh para ahli maka didapat persentase dari validator sebesar 86 25% untuk ahli materi 87 5% untuk ahli media. Berdasarkan uji kelayakan yang telah dilakukan oleh siswa kelas XI TKJ di SMKN 6 Malang maka diperoleh persentase sebesar 85 68% untuk uji coba kelompok kecil dan 86 21% untuk uji coba kelompok besar. Dari beberapa rangkaian validasi dan uji coba yang telah dilakukan dapat dinyatakan bahwa secara keseluruhan produk sangat valid dan sangat layak untuk digunakan siswa dalam belajar di luar jam pembelajaran.