Skripsi
Analisis strategi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dalam menyeimbangkan peran sebagai kawasan konservasi dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) / Ryan Noory Setyakumara
Abstrak
ABSTRAK Setyakumara Ryan Noory. 2018. Analisis Strategi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sebagai Kawasan Konservasi Dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Agus Sumanto S.E. M.SA Kata kunci strategi konservasi pariwisata Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditetapkannya Gunung Bromo yang terletak di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jawa Timur menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) pada tahun 2015 oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya. Dengan masuknya kawasan Taman Nasional Bromo Tengger sebagai KSPN TNBTS harus dapat meningkatkan infrastruktur maupun jumlah pengunjung untuk berwisata ke kawasan TNBTS disamping itu kawasan TNBTS juga merupakan kawasan konservasi yang ditunjuk menjadi taman nasional melalui Pernyataan Menteri Pertanian No.736/Mentan/X/82 tanggal 14 Oktober 1982 dimana segala sesuatu baik flora maupun fauna yang ada di dalam kawasan harus di perhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) dalam pengelolaan kawasan konservasi dan pariwisata tersebut berjalan tanpa merusak atau mengganggu ekosistem yang ada di dalam kawasan taman nasional yang merupakan unit pelaksana teknis (UPT) dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan yang mengelola TNBTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode dalam pengumpulan data yaitu dengan cara mengambil data sekunder dan data primer. Analisis data menggunakan model analisis data model interaktif yang di ajukan Huberman dan Miles yang terdiri dari tiga hal utama yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mempunyai strategi-strategi dalam menjamin terselenggaranya kegiatan pariwisata nasional dan pengelolaan taman nasional yang tidak merusak potensi keanekaragaman hayati yang ada dengan menerapkan beberapa aspek yakni aspek pencegahan aspek penanggulangan dan aspek pemulihan.