Skripsi
Pengembangan bahan ajar sistem operasi jaringan berbasis hybrid dengan mengintegrasikan model pembelajaran quantum learning untuk siswa kelas XI Keahlian TKJ SMK Negeri Tempursari / Ramadana Aldino Susilo
Abstrak
ABSTRAK Susilo Ramadana Aldino. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Sistem Operasi Jaringan Berbasis Hybrid dengan Mengintegrasikan Model Pembelajaran Quantum Learning Untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian TKJ SMK Negeri Tempursari . Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. (1) Dr. Ir. Syaad Phatmantara M.Pd. (2) Triyanna Widyaningtyas S.T. M.T. Kata kunci Bahan Ajar Hybrid Quantum Learning Sistem Operasi Jaringan Berdasarkan hasil wawancara bersama dewan Guru dan Kepala Sekolah SMK Negeri Tempursari diperoleh informasi bahwa sumber buku untuk mata pelajaran sistem operasi jaringan masih belum ada. Saat ini pembelajaran sistem operasi jaringan masih dilakukan dengan metode ceramah dan presentasi sehingga penyampaian materi tersebut kurang interaktif dan komunikatif pembelajaran yang berlangsung masih menggunakan pedoman pembelajaran berupa handout dan buku ajar sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Beberapa hal tersebut berdampak pada perolehan nilai ulangan harian dan juga nilai ujian semester. Berdasarkan permasalahan tersebut alternatif yang dapat membantu siswa dalam mendalami mata pelajaran sistem operasi jaringan adalah mengembangkan sebuah bahan ajar yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran pada mata pelajaran sistem operasi jaringan. Model yang digunakan dalam penilitian dan pengembangan ini adalah model ADDIE (Analysis Design Development or Production Implementation or Delivery and Evaluations). Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi (1) tahap analisis (2) tahap desain/perancangan (3) tahap pengembangan (4) tahap implementasi dan (5) tahap evaluasi. Tahap validasi dilaukan oleh ahli materi dan ahli media untuk menentukan validitas bahan ajar. Setelah diuji cobakan ke peserta didik untuk mengetahui kelayakan bahan ajar. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sedangkan yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi dan ahli media lembar uji coba perseorangan kelompok kecil dan kelompok besar. Berdasarkan analisis data yang dilakukan menggunakan rumus yang mengacu pada Akbar didapatkan persentase dari ahli media sebesar 84.09% ahli materi 92.50% hasil uji coba kelompok kecil dengan pencapaian persentase 90.69% dan hasil uji coba kelompok besar dengan pencapaian persentase 90.89% Berdasarkkan interpretasi data hasil tersebut dinyatakan sangat valid dari batas minimum persentase validitas sebesar 75.01%. Sehingga dapat disimpulkan bahan ajar sistem operasi jaringan berbasis hybrid dengan mengintregasikan model pembelajaran quantum learning layak digunakan sebagai bahan ajar siswa.