Skripsi
Survei tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Ahmad Yani Bangil Kabupaten Pasuruan / Ferry Yuli Rakhmanto
Abstrak
i ABSTRAK Rakhmanto Ferry Yuli. 2017. Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMP Ahmad Yani Bangil Kabupaten Pasuruan. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Siti Nurrochmah M.Kes (II) Dona Sandy Yudasmara S.Or M. Pd Kata Kunci Kebugaran Jasmani TKJI Siswa SMP Siswa SMP Ahmad Yani Bangil belum pernah melakukan tes kebugaran jasmani selama proses belajar mengajar pendidikan jasmani di sekolah. Oleh karena itu penting dilakukan penelitian tentang kebugaran jasmani dengan judul Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMP Ahmad Yani Bangil Kabupaten Pasuruan . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh gambaran hasil tes kebugaran jasmani siswa SMP Ahmad Yani Bangil Kabupaten Pasuruan. Rancangan penelitian adalah rancangan survei. Sampel yang diambil 34 siswa putra dan 15 siswa putri total sampel adalah 49 siswa menggunakan teknik purposive proportional random sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dan non tes. Teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes kebugaran jasmani versi TKJI usia 13-15 tahun. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis hasil rata-rata hitung (mean) siswa yang memiliki nilai dibawah rata-rata yaitu 26 siswa atau 53 06 % sedangkan jumlah siswa yang nilainya diatas rata-rata yaitu 23 siswa atau 46 93%. Hasil persentase hitung terdapat 4 siswa atau 8 16% memiliki kebugaran jasmani dalam kategori sedang 25 siswa atau 51 02% memiliki kebugaran jasmani dalam kategori kurang dan 20 siswa atau 44 82% memiliki kebugaran jasmani dalam kategori kurang sekali sementara untuk kategori baik dan baik sekali 0 siswa atau 0%. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat kondisi tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Ahmad Yani Bangil Kabupaten Pasuruan berada pada kategori kurang. Saran peneliti jika ingin meningkatkan kebugaran jasmani yang baik perlu adanya sosialisasi lebih lanjut tentang bentuk-bentuk latihan kebugaran jasmani baik kepada guru maupun siswa.