Tugas Akhir
Perancangan sistem kelistrikan central lock sebagai media pembelajaran di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang / Erik Firman Maulana
Abstrak
vi ABSTRAK Maulana Erik Firman. 2018. Perancangan Sistem Kelistrikan Central Lock se-bagai Media Pembelajaran di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Univer-sitas Negeri Malang. Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing Drs. Imam Muda Nauri S.T. M.T. Kata Kunci karya ilmiah tugas akhir perancangan trainer/media pembelajaran kelistrikan mobil sistem central lock. Teknologi otomotif adalah salah satu dari sekian banyaknya jenis teknologi yang ikut menyumbangkan karya-karya besar dalam hal mengembangkan teknologi. Salah satu contoh adalah sistem keamanan central lock. Sistem central lock merupakan sistem penguncian pada pintu mobil yang digerakkan secara el-ektrik dan diatur secara elektronik oleh control module sehingga dapat dioperasi-kan secara terpusat. Sistem central lock perlu untuk dipelajari oleh calon pekerja dibidang oto-motif termasuk juga calon pendidik. Namun keberadaan alat peraga atau trainer masih sangat sedikit menyebabkan pelajar mengalami kesulitan untuk dapat me-mahami dan mengerti dari sistem kerja central lock tersebut. Dari permasalah ter-sebut maka dipilihlah jalan keluar dengan melakukan pengembangan produk-produk media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh Jurusan Teknik Mesin khususnya Program Studi Teknik Otomotif. Dalam merancang trainer sistem central lock ada beberapa metode yang digunakan yaitu 1) mencari referensi yang terkait 2) pembuatan rancangan awal 3) pemilihan bahan dan alat 4) pembuatan rangka trainer 5) perakitan komponen central lock dan 6) pengujian sistem central lock. Proses perancangan awal diawali dengan membuat desain trainer. Hal ter-sebut bertujuan untuk mempermudah memvisualisasikan produk baik dalam ben-tuk tampilan 2D atau 3D mempermudah mensimulasikan produk jika memang di-perlukan dan mempermudah dalam menganalisis suatu produk. Selain itu dengan dibuatnya desain trainer maka akan dengan mudah menentukan bahan-bahan yang diperlukan dan alat-alat yang dipakai untuk proses pembuatan trainer sistem cen-tral lock. Setelah pembuatan desain trainer selesai maka dilanjutkan dengan proses pengerjaan trainer. Proses pengerjaan trainer meliputi 1) pembuatan rangka trainer 2) pembuatan papan media dan 3) pembuatan meja trainer. Dalam pem-buatan rangka trainer dilakukan 4 proses pengerjaan yaitu a) penyedian bahan b) pemotongan bahan c) pengelasan bahan dan d) pengecatan bahan. Sedangkan pada pembuatan papan media dilakukan 4 proses pengerjaan yaitu a) penyediaan bahan vii b) pendesainan bahan c) pencetakan bahan dan d) pemasangan bahan. Untuk pem-buatan meja dilakukan 3 proses pengerjaan yaitu a) pemotongan bahan b) pen-gecatan bahan dan c) proses pemasangan meja. Trainer yang sudah selesai dibuat dapat dilanjutkan dengan proses pe-rakitan atau pemasangan komponen sistem central lock. Komponen yang dipasang meliputi 1) rumah sekring 2) central lock module 3) motor aktuator dan 4) saklar pengendali. Proses perakitan komponen dilakukan dengan sistem aliran listrik ter-putus. Komponen yang sudah dirakit dilanjutkan dengan proses uji coba kompo-nen. Tujuan dari pengujian komponen adalah untuk mengetahui sejauh mana kinerja sistem yang telah dibuat. Uji coba pada komponen sistem central lock dil-akukan dengan merangkai kabel aliran listrik berdasarkan gambar pedoman rangkaian. Kabel yang sudah dirangkai dilanjutkan dengan pengoperasian pada sis-tem tersebut. Dari hasil uji coba tersebut didapatkan kesimpulan bahwa sistem kelistrikan central lock berupa media pembelajaran dapat berfungsi secara baik sehingga su-dah dapat digunakan. Hal tersebut dibuktikan pada saat sistem tersebut dihidupkan dan hasil yang didapatkan bahwa sistem tersebut berfungsi sesuai dengan prosedur yang ada.