Skripsi
Karakteristik puisi karya siswa kelas X SMK Negeri 7 Malang / Dina Rosa Bella
Abstrak
v RINGKASAN Bella Dina Rosa. 2018. Karakteristik Puisi Karya Siswa Kelas X SMK Negeri 7 Malang. Skripsi Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Hj. Ida Lestari M.Si. Kata Kunci puisi karakteristik menulis puisi pembelajaran sastra. Menulis adalah salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Keterampilan menulis membuat seseorang lebih produktif dan ekspresif. Salah satu keterampilan menulis yang diajarkan di SMK yakni keterampilan menulis puisi. Menulis puisi menuntut seseorang untuk memilih kata-kata yang selama ini diketahuinya untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya sehingga terbentuklah puisi yang indah. Ide dalam menulis puisi dapat diperoleh dari berbagai sumber dan salah satunya yaitu pengalaman pribadi. Karakteristik merupakan kekhasan yang digunakan penyair dalam memaparkan gagasan sesuai dengan tujuan dan efek yang ingin dicapainya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) tipografi puisi karya siswa (2) diksi puisi karya siswa dan (3) majas puisi karya siswa. Penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif. Sumber data berupa puisi karya siswa kelas X SMK Negeri 7 Malang. Data penelitian berupa unit-unit teks puisi yang menunjukkan karakteristik unsur (1) tipografi (2) diksi dan (3) majas. Teknik pengumpulan data dengan cara memberikan lembar tugas menulis puisi kepada subjek penelitian melalui guru Mata Pelajaran Sastra Indonesia. Analisis datanya meliputi (1) reduksi data (2) penyajian data dan (3) verifikasi atau penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan teknik kecermatan serta ketekunan pembacaan dan diskusi dengan pakar atau pembimbing. Hasil penelitian ini berupa deskripsi karakteristik puisi karya siswa kelas X SMK Negeri 7 Malang berdasarkan pengalaman pribadi. Karakteristik puisi tersebut meliputi (1) tipografi (2) diksi dan (3) majas. Pertama pada aspek tipografi meliputi (1) bentuk konvensional dan (2) bentuk nonkonvensional. Penggunaan tipografi pada puisi siswa lebih cenderung kapada tipografi nonkonvensional dikarenakan semakin luas wawasan penyair. Temuan pertama gambar didalam data bukanlah sekedar hiasan karena tipografi merupakan unsur visual puisi namun unsur ini mempunyai peranan cukup penting yaitu dapat menarik perhatian pembaca dan memberi sugesti makna puisi berdasarkan bentuk tersebut. Temuan kedua meskipun menggunakan tipografi nonkonvensional tipografi mereka hanya sebatas untuk keindahan indrawi belum membantu mengintensifkan makna dan rasa atau suasana puisi yang mereka tulis. Kedua aspek diksi meliputi (1) makna kata (2) imaji dan (3) lambang. Makna kata dalam diksi meliputi (1) makna kata konotatif dan (2) makna kata denotatif. Penggunaan diksi pada puisi siswa lebih cenderung kepada kata konotasi. Kata konotatif mempunyai peranan yaitu menimbulkan pemahaman berbeda dari setiap pembaca. Imaji dalam diksi meliputi (1) imaji auditif (2) imaji visual dan (3) imaji gerak. Lambang dalam diksi meliputi (1) lambang warna (2) vi lambang suasana dan (3) lambang benda. Penggunaan imaji dan lambang cukup merata pada puisi karangan siswa dan tidak ada imaji dan lambang tertentu yang dominan. Ketiga pada aspek majas meliputi (1) metafora (2) simile (3) personifikasi (4) hiperbola dan (5) paradoks. Majas paling banyak ditemukan yaitu hiperbola. Penggunaan majas hiperbola dipengaruhi oleh faktor usia pada siswa SMK yang cenderung meluap-luap dalam mengatur emosinya. Oleh karena itu kata-kata yang dihasilkan sangat dilebih-lebihkan sesuai dengan kondisi yang dialami siswa. Sesuai dengan penelitian dan analisis data yang sudah dilakukan disarankan kepada guru untuk lebih memberikan pengetahuan-pengetahuan baru tentang kesustraan agar siswa lebih terlatih lagi dalam membuat puisi. Saran untuk guru pamong dan BK agar dapat mengatasi permasalahan terutama masalah proses belajar mengajar yang dialami siswa didasarkan dari data pengalaman yang ada yang ada dalam penelitian ini. Saran untuk siswa agar lebih giat dalam membaca dan menulis karena membaca akan memberikan pengetahuan baru yang mungkin tidak tersampaikan di sekolah dan menulis akan mampu mengemukakan gagasannya. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian yang relavan agar dapat memperkaya temuan karakteristik dalam puisi atau karya sastra lain misalnya prosa. Penelitian selanjutnya juga disarankan untuk memperluas fokus penelitian.