Skripsi
Ciri teks negosiasi siswa kelas X SMK Negeri 1 Lumajang / Dwita Aprilia Kusumawati
Abstrak
i RINGKASAN Kusumawati Dwita Aprilia. 2018. Ciri Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Lumajang. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Imam Agus Basuki M.Pd. Kata kunci teks negosiasi struktur teks negosiasi argumentasi. Negosiasi merupakan bentuk interaksi antara dua pihak atau lebih dalam menyelesaikan masalah atau tujuan yang berbeda dengan cara mencari jalan keluar atau mencari kesepakatan bersama tanpa ada yang dirugikan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ciri teks negosiasi siswa kelas X SMK Negeri 1 Lumajang dengan tujuan yang menyertainya yaitu mendeskripsikan struktur teks negosiasi yang digunakan oleh siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dan menganalisis data pada penelitian ini adalah mengumpulkan teks negosiasi membaca teks negosiasi mengidentifikasi teks negosiasi siswa yang telah dikumpulkan serta mengklasifikasikan dan memasukkan hasil yang diperoleh ke dalam tabel spesifikasi. Data yang diperoleh merupakan data verbal yaitu ciri teks negosiasi yang digunakan oleh siswa kelas X. Sumber data penelitian ini ialah 34 teks negosiasi karya siswa kelas X SMK Negeri 1 Lumajang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik analisis isi yaitu menganalisis ciri teks negosiasi karya siswa. Analisis data pada penelitian ini dilakukan sesuai pedoman analisis data yaitu peneliti mengolah data dengan cara membaca satu persatu hasil tulisan siswa. Kemudian menandai atau mengkodifikasi mengklasifikasikan data dan menarik kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan struktur teks negosiasi. Dalam struktur teks negosiasi terdiri dari orientasi pengajuan penawaran persetujuan dan penutup. Dalam hasil penelitian terdapat dua pola struktur teks negosiasi yang digunakan oleh siswa. Pertama struktur pola lengkap terdiri dari orientasi pengajuan penawaran persetujuan dan penutup. Kedua struktur pola tidak lengkap terdiri dari orientasi pengajuan penawaran dan persetujuan.