Skripsi
Peran pendidikan non formal dalam organisasi mahasiwa ekstra universiter (studi kasus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan Himpunan Mahasiswa Islam di Univeritas Negeri Malang) / Muhammad Firdaus
Abstrak
i RINGKASAN Firdaus Muhammad. 2018. Peran Pendidikan Non Formal Dalam Organisasi mahasiswa ekstra Universiter(Studi Kasus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan Himpunan Mahasiswa Islam) Di Universitas Negeri Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Moh. Ishom M.Pd. (II) Hj. Siti Asmah M.Pd Kata Kunci Pendidikan Non Formal Organisasi Mahasiswa Ekstra Universiter Pendidikan Non Formal merupakan pendidikan yang dilakukan diluar sistem pendidikan formal. Dalam pendidikan non formal ini mempunyai jangka waktu yang pendek dan lebih menekankan pada kebutuhan yang berorientasi praktis dan dapat dipraktekan setelah melakukannya. Pada pendidikan Non Formal di Organisasi Ekstra Universiter ini mempunyai peran sebagai sumplemen yang tidak didapatkan dibangku perkuliahan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui informasi tentang bagaimana peran pendidikan non formal yang di implementasikan oleh organisasi mahasiswa ektra universiter dalam melakukan pembinaan terhadap kadernya dan apa hasil yang dicapai oleh organisasi mahasiswa ekstra universiter melalui pendidikan non formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitiaan studi kasus. Dengan metode ini peneliti harus menggali informasi berkaitan dengan pembahasan dengan metode wawancara observasi dan dokumentasi. Kemudian mereduksi data dan selanjutnya di paparkan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa peran pendidikan non formal di organisasi mahasiswa ekstra universiter Pergerakan mahasiswa islam Indonesia (PMII) dan Himpunan mahasiswa islam (HMI) Pengalaman Wawasan Potensi dan Keberanian. Sedangkan untuk hasil yang dicapai oleh organisasi mahasiswa ekstra universiter melalui pendidikan non formal yaitu Berkomunikasi Etika Sopan santun Intelektual Menghargai orang lain Terlatih Menyusun strategi gerakan dan Menghimpun orang. Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan temuan adalah Nilai-nilai yang telah termaktub dalam organisasi agar tetap menjadi pegangan disetiap organisasi. Sehingga dengan perkembangan zaman seorang kader masih mempunyai pengangan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan zaman mahasiswa semakin lupa akan perannya sebagai agen perubahan dan semakin terkikisnya moralitas mahasiswa. Sehingga nilai-nilai sosial dan nilai-nilai tradisional harus selalu dipertahankan dan dikembangkan dengan kondisi zaman.