Skripsi
Analisis kesalahan berbahasa dalam karangan teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Malang / Yeremia Christian Pratama
Abstrak
v RINGKASAN Pratama Yeremia Christian. 2018. Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Karangan Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 23 Malang. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Titik Harsiati M.Pd Kata Kunci Analisis Kesalahan Berbahasa Teks Berita Hampir semua kegiatan pembelajaran siswa pada suatu mata pelajaran melakukan aktivitas menulis tidak terkecuali pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang pendidikan menengah pertama kelas VIII. Pada kegiatan menulis terdapat tiga hal yang menjadi kaidah berbahasa yaitu ejaan konjungsi dan pembentukan kalimat. Tiga hal tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan berbahasa. Jika salah satu aturan bahasa tersebut ditinggalkan maka akan terjadi kesalahan berbahasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Data penelitian ini adalah data kesalahan berbahasa dalam teks berita karya siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Malang. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks berita karya siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Malang yang berjumlah sebelas teks. Pengumpulan data dilakukan dengan datang langsung ke sekolah untuk menemui guru bidang studi Bahasa Indonesia dan melakukan studi dokumen. Instrumen utama adalah peneliti sendiri sedangkan instrumen pendukung berupa instrumen analisis kesalahan dan tabel korpus data. Kegiatan analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi data klasifikasi data pengodean pengintepretasian dan penyimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan dua cara yaitu pengecekan teori dan pengecekan ahli. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan keseluruhan kesalahan yang terdapat dalam teks berita karya siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Malang berjumlah enam puluh tiga kesalahan. Kesalahan tersebut terdiri dari kesalahan ejaan sebanyak lima puluh kesalahan dan kesalahan kalimat sebanyak tiga belas kesalahan. Hasil persentase kedua aspek kesalahan tersebut kesalahan ejaan tujuh puluh sembilan koma empat persen dan kesalahan kalimat sebesar dua puluh koma enam persen dari total kesalahan keseluruhan. Bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam aspek ejaan adalah melakukan kesalahan dalam penulisan huruf dan tanda baca. Dalam hal penulisan huruf kesalahan terjadi pada penulisan huruf kapital sedangkan dalam penulisan tanda baca kesalahan terdiri dari kesalahan penggunaan tanda baca titik koma dan tanda hubung. Bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam aspek kalimat adalah kesalahan mengenai kesatuan/kegramatikalan kelogisan dan kehematan kalimat. Dari simpulan hasil penelitian dapat dikemukakan dua saran yaitu 1) Guru matapelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan hasil penelitian guru Bahasa Indonesia diharapkan memberi perhatian terhadap kesalahan berbahasa yang dilakukan siswa dengan cara mengenalkan siswa dengan pedoman baku aturan ejaan Bahasa Indonesia secara berkelanjutan. 2) bagi peneliti lain Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan ada penelitian lanjut yang membahas hal yang vi relevan dengan penelitian ini dengan fokus yang lebih menarik dan spesifik misalnya diksi dan preposisi.