Skripsi
Pengaruh penggunaan high heels terhadap keluhan musculokeletal pada pekerja wanita di RSUD Gambiran Kota Kediri / Medha Estu Fitria
Abstrak
RINGKASAN Fitria Medha E. 2018. Pengaruh Penggunaan High Heels Terhadap Keluhan Musculoskeletal Pada Pekerja Wanita di RSUD Gambiran Kota Kediri. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Solichin S.T. M.Kes. (II) Septa Katmawanti S.Gz. M.Kes. Kata Kunci High heels keluhan musculoskeletal pekerja wanita Kebutuhan akan profesional keselamatan dan kesehatan yang terampil dilatih untuk menjaga agar pekerja tetap aman dan sehat dalam pekerjaan sangat penting. Kontrol teknik untuk mengurangi atau menghilangkan bahaya bagi pekerja hal ini di upayakan agar tingkat produktifitas para pekerja wanita meningkat (NIOSH 2017 12).Berdasarkan hasil studi Departemen Kesehatan Indonesia penelitian yang dilakukan terhadap 9.482 pekerja di 12 kabupaten/kota di Indonesia umumnya berupa penyakit musculoskeletal disorders (16 %) kardiovaskuler (8 %) gangguan saraf (5 %) gangguan pernafasan (3 %) dan gangguan THT (1 5%) (Jalawuita RN Paskarini I 2015 7). Musculoskeletal Disorder (MSDs) adalah masalah ergonomik yang sering dijumpai ditempat kerja khususnya yang berhubungan dengan kekuatan dan ketahanan manusia dalam melakukan pekerjaannya. Masalah tersebut lazim dialami para pekerja yang melakukan gerakan yang sama dan berulang secara terus-menerus (Sultan Bedu HHdkk 2013 18). Keluhan muscoloskeletal biasanya sering dialami oleh pekerja wanita di RSUD Gambiran adalah keluhan muskuloskeletal terbanyak terjadi pada bagian otot ekstremitas bawah khususnya pada kaki kiri kaki kanan betis kanan dan betis kiri. Gangguan tersebut dapat menurunkan produktifitas kerja para pekerja wanita. Tujuan dari analisis data dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh keluhan musculoskeletal terhadap pemakaian sepatu high heels pada pekerja wanita di RSUD Gambiran Kota Kediri. Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney diperoleh nilai p value 0 000 0 05 maka H1 diterima artinya adanya pengaruh anatara kelompok yang diberikan interfensi dengan kelompok yang tidak diberikan interfensi selama 3 hari. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya keluhan musculoskeletal terhadap penggunaan high heels pada pekerja wanita di RSUD Gambiran Kota Kediri. Hasil penelitian menunjukkan para pekerja wanita paling banyak mengalami keluhan di bagian sakit pada paha kiri sakit pada lutut kiri sakit pada lutut kanan sakit pada betis kiri sakit pada betis kanan sakit pada pergelangan kaki kiri sakit pada pergelangan kaki kanan sakit pada telapak kaki kiri sakit pada telapak kaki kanan bagian-bagian yang mengalami keluhan yang dirsakan oleh para pekerja wanita di RSUD Gambiran Kota Kediri adalah bagian ekstremitas bawah. Hanya beberapa pekerja yang mengalami keluhan pada bagian atas tubuhnya kebanyakan memang mengalami keluhan pada ekstremitas bawah. Hal tersebut sangat berkaitan erat dengan pemakaian sepatu high heels setinggi 5 cm sehingga bagian kaki menopang tubuh menjadi lebih berat.