Skripsi
Analisa pengaruh tingkatan nonproporsional dinding geser pada struktur gedung mercantile plaza Tangerang / Muhammad Fatkurrohman Tontowi
Abstrak
v RINGKASAN Tontowi Muhammad Fatkurrohman. 2018. Analisa Pengaruh Tingkatan Nonproporsional Dinding Geser pada Struktur Gedung Mercantile Plaza Tangerang. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ir. Edi Santoso M.T. (II) Dr. Nindyawati S.T. M.T. Kata Kunci Dinding geser level kinerja struktur periode getar alami simpangan antar lantai tingkatan nonproporsional dinding geser. Pembangunan gedung bertingkat tinggi yang ada di Indonesia dengan karakteristik memiliki model dinding geser yang proporsional di wilayah perkotaan. Di Tangerang terdapat gedung bertingkat tinggi dengan karakteristik memiliki model dinding geser yang proporsional yaitu Gedung Mercantile Plaza Tangerang. Gedung Mercantile Plaza Tangerang termasuk bangunan tingkat tinggi yang menggunakan tipe dinding geser Corewall dinding geser sendiri berfungsi untuk mengurangi gaya lateral atau simpangan horizontal pada bangunan akibat gaya gempa. Menurut perilaku struktur dinding geser dibedakan menjadi dua yaitu dinding geser proporsional dan dinding geser nonproporsional. Pada tahap analisa digunakanlah 4 pemodelan dinding geser berdasarkan perilaku struktur dinding geser yaitu pemodelan Tipe A (Dinding Geser Proporsional) pemodelan Tipe B (Dinding Geser Nonproporsional Searah X) pemodelan Tipe C (Dinding Geser Nonproporsional Searah Y ) pemodelan Tipe D (Dinding Geser Nonproporsional Searah X dan Searah Y) dengan adanya keempat pemodelan ini digunakan untuk melihat bagaimana pengaruh dari tingkatan dinding geser proporsional dan nonproporsional terhadap simpangan antar lantai periode getar alami serta level kinerja struktur menurut Applied Technology Council 40 (ATC-40) pada gedung Mercantile Plaza Tangerang. Untuk melihat pengaruh terhadap respon struktrur setiap pemodelan maka digunakanlah progam bantu SPSS dengan melihat hasil nilai signifikan pada simpangan antar lantai nilai periode getar alami dan nilai Drift Ratio. Kesimpulan dari hasil analisa perhitungan pada setiap pemodelan memiliki nilai respon struktur yang berbeda-beda tergantung model dinding geser yang digunakan. Hasil analisa simpangan antar lantai Pemodelan Tipe A sebesar 35 67 mm pada Pemodelan Tipe B sebesar 39 31 mm pada Pemodelan Tipe C sebesar 48 37 mm pada Pemodelan Tipe D sebesar 47 64 mm. Periode getar alami struktur yang terjadi pada keempat pemodelan tidak melebihi waktu periode getar izin (Tmaks sebesar 2 526 detik) dengan nilai periode getar alami paling kecil didapatkan oleh pemodelan Tipe A sebesar 2 407 detik. Menurut Applied Technology Council 40 keempat pemodelan dinding geser pada gedung Mercantile Plaza Tangerang termasuk kedalam level kinerja struktur kategori Immeddiate Occupancy.