Disertasi
Pengembangan bahan ajar kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif untuk SMK / Heru Totok Tri Wahono
Abstrak
ABSTRAK Wahono Heru Totok Tri. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif untuk SMK. Disertasi. Program Studi Pendidikan Ekonomi. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Lecturer (I) Prof. Dr. J.G. Nirbito M.Pd. (II) Dr. Hari Wahyono M.Pd (III) Dr. Sunaryanto M.Ed Kata kunci Bahan Ajar Kewirausahaan Ekonomi Kreatif. Pengembangan bahan ajar digunakan sebagai cara untuk mengidentifikasi mengembangkan dan mengevaluasi isi dan strategi pembelajaran. Pengembangan bahan ajar sebagai pemahaman tentang desain pembelajaran. Selain itu pengembangan bahan ajar mempertimbangkan sifat materi ajar jumlah peserta didik dan ketersediaan materi. Ekonomi kreatif merupakan bagian integratif dari pengetahuan yang bersifat inovatif pemanfaatan teknologi secara kreatif dan budaya (UNDP). Ekonomi kreatif mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif kelas X SMK yang dapat digunakan oleh guru mata pelajaran kewirausahaan untuk memacu jiwa wirausaha siswa berdasarkan perkembangan ekonomi. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan atau Research dan Development (R D). Pendekatan Research and Development dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif bagi siswa kelas X. Subjek ujicoba dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa kelas X Pemasaran 1 dan kelas X Pemasaran 2 SMK Negeri 1 Jombang tahun ajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan rerata Pre-test dan rerata Post-test kelas eksperimen sebesar 46 75 dan 67 10 sedangkan rerata Pre-test dan rerata Post-test kelas kontrol sebesar 39 76 dan 55 62 sehingga diperoleh rerata Gain Score untuk kelas eksperimen sebesar 20 35 dan Gain Score kelas kontrol sebesar 15 86. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen mempunyai ratarata yang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol. Dari hasil kegiatan pembelajaran pada kelas eksperimen pada kegiatan evaluasi akhir lahir produk-produk karya siswa sebagai implementasi dari evaluasi pada materi penyusunan rencana usaha dimana siswa diwajibkan untuk membuat sebuah laporan dalam bentuk kreatifitas siswa sedangkan pada kelas kontrol kegiatan evaluasi akhir siswa hanya berupa tanya jawab dan uji tertulis. Bahan ajar kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif sangat tepat digunakan dalam pembelajaran karena dalam buku didukung dengan adanya praktek langsung untuk menghasilkan produk sesuai dengan perencanaan yang dibuat oleh siswa.