Disertasi
Pengaruh pembelajaran kooperatif (jigsaw vs Think Pair and Share [TPS]) dan sikap pebelajar terhadap keterampilan kerjasama di SMPN 04 Ampelgading Malang / Khoirul Efendiy
Abstrak
ABSTRAK Efendiy Khoirul. 2018. Pengaruh Pembelajaran Kooperative (Jigsaw Vs Think Pair and Share) dan Sikap Pebelajar terhadap Keterampilan kerjasama di SMPN 04 Ampelgading Malang. Disertasi Teknologi Pembelajaran Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd (II) Dr. Sihkabudden M.Pd (3) Dr. Sulton M.Pd. Kata Kunci model pembelajaran kooperatif Jigsaw Think Pair and Share sikap dan keterampilan kerjasama. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan orang lain untuk berkomunikasi berinteraksi dan bekerjasama guna mencapai tujuannya. Pada era ini kebutuhan manusia begitu komplek dan hampir mustahil untuk dikerjakan secara mandiri sehingga mendorong manusia untuk bekerjasama dengan orang lain guna mengerjakan tugas secara bersama dan untuk mencapai tujuan bersama. Hubungan kerjasama antar anggota harus dilandasi oleh ketergantungan positif karena masing-masing anggota memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama. Keterampilan kerjasama bukan merupakan keterampilan bawaan atau warisan sehingga keterampilan kerjasama harus diajarkan kepada pebelajar. Upaya peningkatan keterampilan kerjasama dan mengurangi problem-problem sosial perlu dipilih model pembelajaran yang memungkinkan terakomodasinya prinsip-prinsip pembelajaran kerjasama. Salah satu model pembelajaran yang memungkinkan terjadinya pembelajaran kolaboratif adalah model pembelajaran kooperatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif (Jigsaw dan Think Pair and Share) dan sikap pebelajar pada mata pelajaran matematika terhadap keterampilan kerjasama di SMPN 04 Ampelgading Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh utama (main effect) dan pengaruh interaksi (interaction effect) variabel model pembelajaran dan sikap pebelajar terhadap keterampilan kerjasama. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen nonequivalent pretests-postest control group design dengan faktorial 2 x 2. Penelitian ini dilakukan di SMPN 04 Ampelgading Kabupaten Malang dengan subjek penelitian pebelajar kelas VII angkatan tahun 2016 yang terdiri dari kelas VIIa dan VIIb. Kelas VIIa diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sedangkan kelas VIIb diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share. Data penelitian dikumpulkan dengan instrument sikap pebelajar terhadap mata pelajaran matematika dan instrument keterampilan kerjasama. Data-data yang telah terkumpul selanjutnya diolah secara statistik dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan Anova dengan menggunakan taraf signifikansi 0 05. Hasil dari penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut (1) terdapat perbedaan kefektifan pembelajaran antara pebelajar yang memiliki sikap positif dan negative yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw (2) terdapat keefektifan pembelajaran antara pebelajar yang memiliki sikap positif dan negative yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share (TPS) (3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pebelajar yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe Think Pair and Share (TPS) (4 terdapat perbedaan antara pebelajar yang memiliki sikap positif terhadap matematika dengan pebelajar yang memiliki sikap negative terhadap matematika (5) terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan sikap pebelajar pada matematika terhap keterampilan kerjasama.