UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Keefektifan strategi pembelajaran berbasis masalah terhadap kecakapan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Kejuruan / Ni Wayan Suarniati

Suarniati, Ni Wayan - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Suarniati Ni Wayan. 2018. Keefektifan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kecakapan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Disertasi Program Studi Bimbingan Konseling Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Wayan Ardhana M.A. (II) Dr. Dany M. Handarini M.A. (III) Prof. Dr. Hj. Nur Hidayah M.Pd. Kata Kuci strategi pembelajaran berbasis masalah kecakapan berpikir kritis Siswa SMK membutuhkan kecakapan berpikir kritis yang merupakan persyaratan memasuki dunia kerja dan belajar mandiri seumur hidup. Namun faktanya sebagian besar sekolah kejuruan di Indonesia belum berdaya untuk menciptakan suasana belajar yang memungkinkan siswa berpikir kritis karena guru hanya meminta siswa untuk belajar namun jarang mengajari siswa cara belajar sehingga mereka sulit untuk memecahkan masalah dan berpikir kritis. Konselor memiliki peran sentral dalam pengembangan kecakapan berpikir kritis yaitu sebagai leader initiator fasilitator dan konsultan. Karena itu dalam pengembangan kecakapan berpikir kritis perlu adanya kolaborasi antara konselor yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan bidang pribadi-sosial siswa dengan guru mata pelajaran dalam penggunaan strategi pembelajaran yang dapat mendorong kecakapan berpikir kritis siswa SMK. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan strategi pembelajaran berbasis masalah terhadap kecakapan berpikir kritis siswa SMK. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah strategi pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang terdiri atas tujuh tahap kegiatan. Tahap 1 orientasi pada masalah tahap 2 eksplorasi tahap 3 mengorganisasi siswa untuk belajar tahap 4 membuat penyelidikan tahap 5 menyajikan hasil karya tahap 6 menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah dan tahap 7 penilaian dan refleksi. Variabel terikat dari penelitian ini adalah kecakapan berpikir kritis. Kecakapan berpikir kritis ini ditunjukkan oleh lima dimensi yaitu (1) kecakapan membuat kesimpulan berdasarkan fakta khusus (inference) (2) kecakapan mengakui asumsi (3) kecakapan dalam menafsirkan (interpretation) (4) kecakapan dalam mengambil kesimpulan berdasarkan teori atau pendapat umum (deduction) dan (5) kecakapan dalam mengevaluasi alasan/pendapat (evaluation of argument). Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi experiment) dengan kelompok kontrol (pre tes dan pos tes) non ekuivalen (nonequivalent pre test and post test control group design). Subjek dalam penelitian ini ditetapkan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berdasarkan kelompok tertentu (cluster random sampling). Subjek penelitian berjumlah 66 siswa 33 siswa sebagai kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan pembelajaran berbasis masalah dan 33 siswa sebagai kelompok kontrol yang mendapatkan perlakuan pembelajaran konvensional. Guna kepentingan tersebut disusun dua buah buku yaitu (1) Buku Perlakuan Pembelajaran Berbasis Masalah dan (2) Buku Perlakuan Pembelajaran Konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berpikir kritis yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pembelajaran dilakukan seperti biasa pada kedua kelompok dan pada saat pelaksanaannya diobservasi dan dievaluasi dengan menggunakan lembar observasi yang telah disusun peneliti. Analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis masalah efektif terhadap kecakapan berpikir kritis siswa. Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan kecakapan berpikir kritis pada siswa SMK yang diajarkan dengan strategi pembelajaran berbasis masalah dengan strategi pembelajaran konvensional di mana nilai rata-rata strategi pembelajaran berbasis masalah sebesar 50 79 sedangkan nilai rata-rata strategi pembelajaran konvensional sebesar 28.79 dengan nilai thitung 16 874 signifikan pada level 0 000. Pembahasan dari temuan dari penelitian ini adalah berkenaan dengan (1) Pembahasan tentang strategi pembelajaran (2) Efektivitas strategi pembelajaran berbasis masalah terhadap kecakapan berpikir kritis siswa SMK pada mata pelajaran PPKn dan (3) Implikasi temuan penelitian dalam Bimbingan dan Konseling yang berkenaan dengan penggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pengembangan kecakapan berpikir kritis dan kolaborasi guru BK/konselor dengan guru mata pelajaran. Saran-saran diberikan kepada guru BK/konselor guru mata pelajaran dan peneliti lanjut.


Informasi Detail
DDC
Rd 371.422 SUA k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan dan Konseling, 2018.
Deskripsi Fisik
xv, 254 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06554/KI/18
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. BIMBINGAN PEMBELAJARAN
2. EDUCATIONAL GUIDANCE

Pembimbing
1. I Wayan Ardhana ; 2. Dany M. Handarini ; 3. Nur Hidayah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik