Skripsi
Karakteristik daerah Banyuwangi dalam lagu Umbul-umbul Blambangan menurut masyarakat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi / Khilma Azis Wakhidatus Saadah
Abstrak
i ABSTRAK Saadah Khilma A.W. 2018. Karakteristik Daerah Banyuwangi dalam Lagu Umbul-Umbul Blambangan menurut Masyarakat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Margono M.Pd M.Si (II) Dr. Nuruddin Hady SH. MH. Kata Kunci Karakteristik Daerah Banyuwangi Lagu Umbul-Umbul Blambangan Desa Kemiren. Lagu Umbul-Umbul Blambangan sangat populer dalam masyarakat Banyuwangi karena lagu ini merupakan lagu daerah asli Banyuwangi. Lagu Umbul-Umbul Belambangan ini memiliki nilai historis dan arti tersendiri. Dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan ini memiliki arti untuk untuk Lare-lare Blambangan (pemuda-pemuda Blambangan) untuk membakar semangat mereka selain itu menceritakan tentang pulau Jawa Timur paling ujung timur yang memiliki hutan dan gunung yang begitu angker (menyeramkan). Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui sejarah lagu Umbul-Umbul Blambangan (2) Untuk mengetahui karakteristik alam Banyuwangi dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan menurut masyarakat desa Kemiren kecamatan Glagah kabupaten Banyuwangi (3) Untuk mengetahui budaya Banyuwangi dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan menurut masyarakat desa Kemiren kecamatan Glagah kabupaten Banyuwangi (4) Untuk mengetahui daerah Banyuwangi terhadap Indonesia dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan menurut masyarakat desa Kemiren kecamatan Glagah kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif Jenis penelitian sosiolinguistik. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu teknik simak (pengamatan/observasi) dan teknik cakap/wawancara. Langkah-langkah yang dilakukan dalam analisis data prosedur analisis sebagai berikut (a) membandingkan setiap fenomena/kejadian yang dapat diterapkan pada setiap kategori (b) memadukan kategori dan ciri-cirinya (c) membatasi lingkup teori (d) menulis teori. Dalam penelitian ini peneliti menguji kebasahan data dengan teknik (a) perpanjangan pengamatan (b) Meningkatkan ketekunan (c) Triangulasi. Adapun hasil penelitian ini antara lain (1) Sejarah lagu Umbul-Umbul Blambangan. Pencipta lagu Umbul-Umbul Blambangan yaitu Andang Chotif Yusuf pada tahun 1974 seorang penulis lagu dan sandiwara Banyuwangi. Lagu Umbul-Umbul Blambangan ini dalam setiap baitnya memiliki makna dan ciptakan karena ingin mengenang jasa para pahlawan Banyuwangi yang berjuang merebut Indonesia pada jaman Belanda. Sejarahnya lagu Umbul-Umbul Blambangan ini yaitu sebagai simbol dari Blambangan tersebut dulu Prabu Minak Jinggo. Dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan ini juga terdapat lirik atau bait ii yang menggambarkan Daerah Banyuwangi yang sangat subur. (2) Karakteristik alam Banyuwangi dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan menurut masyarakat desa Kemiren kecamatan Glagah kabupaten Banyuwangi adalah menggambarkan tanah Banyuwangi yang sangat subur. Karakteristik alam dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan juga terlihat dari gunung lautan hutan sungai. (3) Karakteristik budaya Banyuwangi dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan menurut masyarakat desa Kemiren kecamatan Glagah kabupaten Banyuwangi yaitu bahasa kesenian dan mentalitas masyarakat Banyuwangi yang kerja keras dan setia. Itu yang menjadikan karakter masyarakat Banyuwangi berbeda dengan derah lainnya. (4) Sumbangan daerah Banyuwangi terhadap Indonesia dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan menurut masyarakat desa Kemiren kecamatan Glagah kabupaten Banyuwangi antara lain pertanian perikanan wisata kesenian. Jadi karakteristik alam dan budaya Banyuwangi ikut menyumbangkan untuk Indonesia dinasional maupun Internasional. Saran yang ditujukan antara lain sebagai berikut (1) Saran Bagi Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi hendaknya pemerintah Banyuwangi menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Banyuwangi khususnya lagu Umbul-Umbul Blambangan yang menjadi ikon atau lagu daerah Banyuwangi (2) Saran Bagi Desa Kemiren semoga lebih maju dan terkenal di nasional maupun di Internasional sehingga bisa membuat harum nama Banyuwangi (3) Saran kepada generasi muda sebagai pemuda yang akan meneruskan perjuangan bangsa harusnya menanamkan sikap cinta akan kebudayaan yang telah di miliki oleh bangsa sendiri.