Tugas Akhir
Perancangan animasi 3d \"mager\" untuk menyampaikan pesan untuk tidak malas gerak bagi remaja / Sandy Farisya
Abstrak
v ABSTRAK Farisya Sandy. 2018. Perancangan Animasi 3D Mager Untuk Menyampaikan Pesan Untuk Tidak Malas Gerak Bagi Remaja. Tugas Akhir Program Studi D3 Game Animasi Jurusan Seni dan Desain FS Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Mitra Istiar S.Kom M.T. (II) Dimas Rifqi Novica S.Sn M.Sn Kata Kunci Perancangan Mager Animasi 3D. Melihat kebiasaan remaja saat ini sangat memprihatinkan dimana harusnya remaja itu aktif dan dapat produktif karena mereka memiliki tenaga yang lebih dibanding orang yang lanjut usia. Remaja saat ini sering sekali menghabiskan waktunya didalam kamar hanya untuk tidur ataupun bermain game dibandingkan untuk keluar berkumpul dengan teman-temannya dan mencari aktifitas produktif. Istilah kekinian yang sering dipakai untuk menggambarkan situasi seperti ini yaitu mager singkatan dari malas gerak. Selain tidak produktif malas gerak juga dapat menyebabkan penyakit seperti obesitas. Melihat maraknya kondisi tersebut maka diperlukan suatu media yang dapat mengupayakan berkurangnya kebiasaan mager di kalangan remaja. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membuat sebuah film pendek animasi 3D. Dengan adanya film animasi ini diharapkan para remaja akan lebih produktif dan mengurangi kebiasaan malas gerak atau mager. Tujuan disusunnya film pendek animasi dengan judul perancangan animasi 3D Mager untuk menyampaikan pesan untuk tidak malas gerak bagi remaja ini adalah menghasilkan sebuah film pendek berupa animasi 3D yang dapat membuat remaja lebih produktif dan mengurangi masalah malas gerak yang sangat berdampak buruk bagi remaja tersebut. Proses pembuatan film pendek Mager ini melalui 3 tahapan yaitu pra produksi produksi dan paska produksi. Tahap pertama pra produksi penulis melakukan pengumpulan data yang didapat dari buku dan internet. Selanjutnya penulis membuat sinopsis storyboard desain karakter dan desain properti. Tahapan selanjutnya proses produksi yaitu modelling properti dan modelling karakter rigging animating texturing dan rendering. Tahapan yang terakhir adalah proses paska produksi yaitu editing video dan audio. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah film pendek animasi 3D berdurasi 5 menit dan ditampilkan di youtube yang dapat dijadikan media untuk mengurangi permasalahan malas gerak pada remaja.