Disertasi
Pengaruh blended learning dan self efficacy terhadap hasil belajar pemecahan masalah / Saifuddin
Abstrak
i ABSTRAK Saifuddin. 2018. Pengaruh Blended Learning dan Self Efficacy Terhadap Hasil Belajar Pemecahan Masalah. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Punaji Setyosari M.Pd. M.Ed. (II) Prof. Dr. Waras Kamdi M.Pd (III) Dr. Wasis Djoko Dwiyogo M.Pd. Kata kunci blended learning self efficacy pemecahan masalah Blended learning sebagai model pembelajaran inovatif yang memadukan keunggulan pengajaran tradisional di kelas dan pembelajaran yang didukung TIK baik offline maupun online diharapkan dapat mengatasi permasalahan pembelajaran yang ada. Self efficacy yang berkaitan dengan kepercayaan diri seseorang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan individu untuk menemukan informasi yang akurat dan berguna dari sumber yang dapat dipercaya serta mengkomunikasikannya melalui internet. Blended learning dalam penelitian ini menggunakan dua model yaitu station rotation dan individual rotation. Platform yang digunakan dalam penelitian ini adalah Edmodo. Penelitian ini bertujuan untuk (a) menguji dan mengalisis ada tidaknya perbedaan hasil belajar pemecahan masalah pada mata kuliah pendidikan agama Islam antara kelompok pebelajar yang diberikan strategi pembelajaran blended learning model station rotation dan strategi pembelajaran blended learning model individual rotation (b) menguji dan menganalisis ada tidaknya perbedaan hasil belajar pemecahan masalah antara pebelajar yang memiliki self efficacy tinggi dan pebelajar yang memiliki self efficacy rendah (c) menguji dan menganalisis ada tidaknya interaksi antara strategi pembelajaran blended learning dengan self efficacy terhadap hasil belajar pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dengan rancangan faktorial pretest-posttest non equivalent control group design versi faktorial 2x2. Variavel bebas dalam penelitian ini adalah strategi pembelajaran dan self efficacy. Variabel terikatnya adalah hasil belajar pemecahan masalah. Subyek penelitian adalah mahasiswa D3 Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang sejumlah 75 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan angket untuk mengukur self efficacy terkait dengan aktivitas internet dan tes untuk mengukur hasil belajar pemecahan masalah. Analisis data dengan teknik statistik two way ANOVA dengan bantuan program SPSS for windows dan semua uji asumsi keparametrikan dilakukan pada nilai signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar pemecahan masalah antara kelompok mahasiswa yang diberikan strategi pembelajaran blended learning model station rotation dan strategi pembelajaran blended learning model individual rotation. Statistik deskriptif menunjukkan hasil belajar pada penerapan blended learning model station rotation memberikan pengaruh lebih baik dari strategi pembelajaran blended learning model individual rotation (2) terdapat perbedaan hasil belajar pemecahan ii masalah antara mahasiswa yang memiliki self efficacy tinggi dan rendah dimana mahasiswa dengan self efficacy tinggi memiliki rata-rata lebih tinggi dibanding self efficacy rendah dan (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran blended learning dengan self efficacy.