UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh penempatan letak baut terhadap kuat tarik pada sambungan profil siku / Krisna Iman Prasetya

Prasetya, Krisna Iman - Nama Orang;

Abstrak
i RINGKASAN Prasetya Krisna Iman. 2018. Pengaruh Penempatan Letak Baut Terhadap Kuat Tarik Pada Sambungan Profil Siku. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Adjib Karjanto S.T. M.T. (2) Drs. Eko Suwarno M.Pd. Kata kunci Penempatan Letak Baut Kuat Tarik Sambungan Profil Siku Di dalam konstruksi jembatan rangka baja terdapat titik simpul yang menyambungkan antar batang disitulah tempat gaya luar bekerja. Diantara elemen penyusun rangka salah satu profil yang sering digunakan adalah profil siku. Profil siku memiliki keistimewaan dibanding profil yang lain yakni letak baut yang sudah ditentukan dalam tabel konstruksi baja yang dilambangkan dengan huruf w . Namun tidak ada teori yang menjelaskan apakah letak baut harus pada w atau tidak. Sebab jika letak baut dipindah di tengah profil siku jarak baut terluar masih memenuhi syarat yang berlaku. Hal ini menyebabkan adanya kemungkinan letak baut berpindah karena masih ada toleransi peletakan baut yang masih dalam batas minimum atau maksimum jarak baut. Penelitian ini menggunakan referensi dari beberapa penelitian terdahulu salah satunya penelitian dari Alif Widyanata mengenai Uji Tarik Sambungan pada Profil Siku dengan Menggunakan Alat Sambung Baut dan Las. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen untuk mengetahui seberapa besar kuat tarik sambungan profil siku dengan letak baut di w dan di tengah. Bagaimana perbedaan kuat tarik antara sambungan profil siku dengan letak baut di w dan di tengah. Dan bagaimana perilaku keruntuhan setelah dilakukan pengujian tarik. Hasil pengujian kuat tarik maksimum rata-rata dari sambungan profil siku dengan letak baut di w yaitu sebesar 17 71 ton sedangkan sambungan baut dengan letak baut di tengah yaitu sebesar 17 55 ton. Untuk perbedaan prosentase hubungan kekuatan tarik pada sambungan baut di w lebih besar dari pada sambungan baut di tengah sebesar 0 16 ton atau sebesar 0 9%. Dan perilaku keruntuhan secara umum terjadi pada baut yang mengalami putus dan distorsi juga pelat penyambung yang mengalami perpanjangan/pelebaran pada lubang sambungan.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.252 PRA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, 2018.
Deskripsi Fisik
xii, 102 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00056/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. JEMBATAN - KUAT TARIK SAMBUNGAN
2. BRIDGES - STRONG PULL CONNECTION

Pembimbing
1. Adjib Karjanto ; 2. Eko Suwarno
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik