Skripsi
Penerapan varian model belajar konstruktivistik berbantuan media audiovisual untuk mengukur miskonsepsi pemahaman perakitan komputer pada siswa kelas X TKJ SMKN 8 Malang / Nur Sajida Bagus Saputra
Abstrak
iv RINGKASAN Saputra Nur Sajida Bagus. 2018. Penerapan Varian Model Belajar Konstruktivistik Berbantuan Media Audiovisual untuk Mengukur Miskonsepsi Pemahaman Perakitan Komputer pada Siswa Kelas X TKJ SMKN 8 Malang. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Setiadi C. P. M.Pd. M.T. (II) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara. M.Pd Kata kunci model belajar konstruktivistik media audiovisual miskonsepsi Kualitas pendidikan dan hasil pembelajaran yang terus mengalami penurunan masih sangat memprihatinkan. Banyak cara yang ditempuh sebagai solusi permasalahan tetapi tetap saja semua itu belum dapat menyelesaikan permasalahannya. Salah satu masalah yang sering terjadi yaitu miskonsepsi akibat dari perbedaan pemahaman suatu konsep atau metode kurang tepat yang berpengaruh terhadap peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tingkat miskonsepsi pemahaman Perakitan Komputer karena pengaruh penerapan model pembelajaran Assure Cooperative Script dan Generative. Mengungkap apakah ada perbedaan tingkat miskonsepsi pemahaman Perakitan Komputer antara penerapan model pembelajaran Cooperative Script Generatif dan Assure. Serta mengungkap manakah yang paling berpengaruh tingkat miskonsepsi pemahaman Perakitan Komputer karena pengaruh penerapan model pembelajaran Assure Cooperative Script dan Generative. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif Quasi Experiment desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ SMKN 8 Malang. Sapel penelitian terdiri dari tiga kelas yang diacak menjadi kelas homogen. Uji hipotesis dilakukan dengan anava satu jalur untuk mengetahui perbedaan tingkat miskonsepsi pemahaman Perakitan Komputer selanjutnya dilakukan uji Post-Hoc Comparison untuk mengetahui kelompok yang paling berpengaruh dan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat miskonsepsi pemahaman Perakitan Komputer antara ketiga kelas dengan penerapan model pembelajaran. Hal ini terlihat dari nilai sig. 0 006 sig. (0 05). Selanjutnya dari nilai Post-Hoc Comparison menunjukkan bahwa dari ketiga model pembelajaran tersebut setelah diterapkan terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran Assure dengan Cooperative Script nilai sig 0 004 Assure dengan Generative nilai sig. 0 241 dan Cooperative Script dengan Generative nilai sig 0 257. Kesimpulan dari penelitian (1) rata-rata miskonsepsi pemahaman siswa untuk keseluruh kelompok yang diberi perlakuan dengan pembelajaran konstruktivistik mendapat hasil yang memuaskan (2) terdapat perbedaan tingkat miskonsepsi pemahaman Perakitan Komputer (3) dan terdapat pengaruh yang signifikan yaitu kelas yang diberi perlakuan model pembelajaran Assure dan Cooperative Script.