UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis kekuatan impact dan kekuatan tarik duralumin pada multistage artificial aging / Vicky Firmantyo Bhatsara

Bhatsara, Vicky Firmantyo - Nama Orang;

Abstrak
i ABSTRAK Bhatsara Vicky Firmantyo. 2018. Analisis Kekuatan Impact dan Kekuatan Tarik Duralumin pada Multistage Artificial Aging. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Rr. Poppy Puspitasari S.Pd. M.T. Ph.D (II). Drs. H. Solichin S.T. M.Kes Kata Kunci Kekuatan Impact Kekuatan Tarik Logam Al-Cu Duralumin Multistage Artificial Aging. Duralumin merupakan salah satu paduan aluminium yang banyak digunakan pada industri otomotif. Hal ini dikarenakan duralumin memiliki sifat ringan keuletan yang tinggi serta tahan korosi. Paduan ini dinamakan Duralumin dikarenakan memiliki sifat durability yang tinggi dimana ini merupakan suatu kemampuan material untuk menerima beban kejut sehingga mampu memperpanjang usia produk. Penggunaan paduan aluminium untuk komponen otomotif dituntut memiliki kekuatan dan ketangguhan yang baik. Aluminium dapat ditingkatkan kekuatannya dengan proses perlakuan panas (heat treatment) dan proses penuaan (aging). Dalam penelitian ini sifat mekanis duralumin dianalisis setelah melalui proses multistage artificial aging duralumin diuji impact dan uji tarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan Impact dan kekuatan Tarik pada duralumin setelah melalui proses heat treatment dan siklus penahanan I langkah II langkah III langkah (Multistage Artificial Aging). Spesimen pengujian impak dibentuk sesuai standar ASTM E23 sedangkan pengujian tarik sesuai standar ASTM E646. Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan harga impact rata-rata duralumin yang mengalami proses stage I menunjukkan angka kekuatan tertinggi yaitu 0.0745 Joule/mm2. Pada stage II mengalami penurunan yaitu 0.0669 Joule/mm2. Sedangkan pada stage III menunjukkan peningkatan tetapi tidak melebihi dari angka stage I yaitu 0 0721 Joule/mm2. Pada pengujian tarik rata-rata duralumin yang mengalami proses stage I menunjukkan angka kekuatan tarik terendah yaitu 32 36 kgf/. Pada stage II mengalami peningkatan yaitu 32 83 kgf/. Sedangkan pada stage III menunjukkan penurunan tetapi tidak melebihi dari angka stage aging I yaitu 32 70 Joule/mm2.


Informasi Detail
DDC
Rs 620.186 BHA a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2018.
Deskripsi Fisik
ix, 93 lembar : ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00123/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. ALUMINIUM (ILMU BAHAN)
2. DURALUMIN
3. ALUMINUM (MATERIAL SCIENCE)

Pembimbing
1. Rr. Poppy Puspitasari ; 2. Solichin
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik