UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan karakteristik lentur balok beton bertulang bambu, balok beton bertulang baja dan balok beton bertulang bambu lilitan kawat bendrat / Fatikah Rahmawati

Rahmawati, Fatikah - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Rahmawati Fatikah. 2017. Perbedaan Karakteristik Lentur Balok Beton Bertulang Bambu Balok Beton Bertulang Baja dan Balok Beton Bertulang Bambu Lilitan Kawat Bendrat. Skripsi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. B. Sri Umniati M.T Kata Kunci Karakteristik Lentur Balok Beton Bertulang Bambu. Penggunaan beton sudah menjadi pilihan utama pada masyarakat saat ini meskipun biaya yang dikeluarkan relatif tinggi. Namun saat ini sudah ditemukan alternatif untuk membuat beton yang memiliki kuat tekan yang cukup besar dengan nilai yang ekonomis. Salah satu upaya untuk mendapatkan beton bertulang yang lebih ekonomis para peneliti mengembangkan pengganti tulangan beton dengan material lain yang memiliki sifat seperti baja. Material alternatif pengganti baja yang banyak diteliti adalah bambu. Kemampuan menahan beban serta deformasi yang terjadi pada beton bertulang sebagai material komposit sangat dipengaruhi oleh perilaku elemen-elemennya yaitu beton dan tulangan baja juga perilaku dan interaksi antara beton dan baja. Kinerja beton bertulang antara lain juga ditentukan oleh lekatan antara tulangan baja dan beton yang akan menghasilkan material komposit yang daktail sehingga mampu menyalurkan gaya tarik. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian lentur balokdengan kondisi tumpuan sederhana. Bal ok beton yang digunakan sebagai benda uji lentur berukuran (10 x 15 x 100) cm. Variasi penelitian ini yaitu tulangan pada balok beton bertulang dengan nama balok tulangan bambu biasa (BTBB) balok tulangan lilitan kawat (BTLK) dan balok tulangan baja (BTBJ). Hasil penelitian menunjukkan hanya ada peningkatan kapasitas beban lentur yang disebabkan oleh adanya lilitan kawat bendrat pada bambu. Hasil penelitian menunjukkan balok BTBB memiliki beban maksimum rata-rata sebesar 34 kN dengan lendutan 235 mm balok BTLK memiliki beban maksimum rata-rata sebesar 33 kN dengan lendutan 227 mm balok BTBJ memiliki beban maksimum rata-rata sebesar 42 Kn dengan lendutan 790 mm. Hasil dari penelitian pola retak menunjukkan keruntuhan yang terjadi pada keseluruhan balok adalah keruntuhan lentur geser.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.18341 RAH p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, 2018.
Deskripsi Fisik
ix, 137 lembar : ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00207/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. BALOK BETON BERTULANG
2. REINFORD CONCRETE

Pembimbing
1. B. Sri Umniati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik