Skripsi
Kinerja perangkat desa dalam melaksanakan pelayanan publik di Desa Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang / Cindy Desi Fatikhah Sari
Abstrak
iv ABSTRAK Sari Cindy Desi Fatikhah. 2018. Kinerja Perangkat Desa dalam Melaksanakan Pelayanan Publik di Desa Bakalanrayung Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang. Skripsi. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Suparlan Al Hakim M.Si (2) Drs. Suparman Adi Winoto S.H. M.Hum. Kata Kunci Kinerja Pelayanan Publik Perangkat Desa Pelayanan publik merupakan kewajiban menjadi tanggung jawab perangkat desa untuk mewujudkan kenyamanan pelayanan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat . Fungsi layanan dalam pelayanan pemerintah terhadap masyarakat terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan yaitu tugas atau pekerjaan itu sendiri yang harus dilakukan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dan proses penyelesaian dalam bentuk layanan yang memuaskan bagi penerima layanan. Pelayanan perangkat desa termasuk dalam kategori pelayanan publik karena adanya kepentingan umum dalam masyarakat yang dilayani oleh perangkat desa. Kepentingan umum yang ada di masyarakat merupakan sasaran utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Instansi pemerintahan dalam desa di dalamnya memiliki perangkat yang langsung berhubungan dengan pengelolaan semua sumber daya yang ada di desa terutama dalam menyelenggarakam pelayanan publik terhadap masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kinerja perangkat desa Bakalanrayung dalam melaksanakan pelayanan publik (2) persepsi masyarakat terhadap kinerja perangkat desa Bakalanrayung dalam melaksanakan pelayanan publik (3) hambatan perangkat desa Bakalanrayung dalam melaksanakan pelayanan publik (4) upaya yang dilakukan perangkat desa Bakalanrayung dalam mengatasi hambatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer terdiri dari Kepala Desa perangkat desa dan masyarakat desa Bakalanrayung yang pernah mendapatkan pelayanan dari perangkat desa. Sumber data sekunder terdiri dari pengamatan dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah (1) pengumpulan data (2) reduksi data (3) penyajian data (4) kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini terdapat 4 hasil yaitu (1) kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan publik sudah cukup baik (2) persepsi masyarakat terhadap kinerja perangkat desa sebagian besar mengatakan sudah baik namun ada beberapa yang tidak puas dengan pelayanan yang diberikan (3) hambatan yang terjadi dikarenakan kekurangan sumber daya manusia dan sarana prasarana (4) upaya yang dilakukan perangkat desa dalam mengatasi hambatan tersebut adalah mengajukan penambahan sarana prasarana kepada pihak kecamatan. Saran yang dapat disampaikan adalah (1) agar kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan publik menjadi lebih efektif dan efisien seyogyanya perangkat desa memberikan fasilitas kepada masyarakat berupa poster besar yang berisi tulisan tentang persyaratan dan prosedur dalam membuat KTP Kartu Keluarga Akte Kelahiran dan Surat Kematian (2) agar persepsi masyarakat terhadap kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan publik menjadi baik seyogyanya perangkat desa lebih memperhatikan perilaku diri dalam bersikap saat melayani masyarakat semisal lebih ramah murah senyum sopan santun sabar dan peduli kepada setiap masyarakat yang berkunjung ke balai desa. (3) agar hambatan yang terjadi dapat teratasi seyogyanya perangkat desa lebih memperhatikan usaha dalam merealisasikan kekurangan yang menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan publik. Seperti pengadaan alat percetakan dan komputer perangkat desa dapat mengalokasikan sebagian dana untuk kebutuhan tersebut (4) agar upaya yang dilaksanakan dapat mengatasi hambatan yang terjadi seyogyanya perangkat desa mencari ide-ide lain untuk mengatasi hambatan tersebut seperti memberikan fasilitas berupa informasi tentang persyaratan dan prosedur dalam pembuatan KTP Kartu Keluarga Akte Kelahiran dan Surat kematian sehingga masyarakat tidak perlu bertanya-tanya dalam mengurus pembuatan surat-surat tersebut (5) agar pelayanan yang diberikan oleh perangkat desa dapat berlangsung dengan maksimal dan memuaskan segoyganya masyarakat tidak hanya bergantung dari informasi perangkat desa saja namun juga turut aktif mencari informasi mengenai persyaratan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kartu Keluarga (KK) akte kelahiran dan surat kematian. vi