Skripsi
Peningkatan kemampuan berhitung permulaan (1-10) melalui media papan flanel siswa anak tunagrahita Kelas 2 SLB Idhati Parang Magetan / Addy Septyawan
Abstrak
ABSTRAK Septyawan Addy. 2018.PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN (1-10) MELALUI MEDIA PAPAN FLANEL SISWA ANAK TUNAGRAHITA KELAS 2 SLB IDHATI PARANG MAGETAN Kata kunci berhitung atau membilang permulaan papan flanel tunagrahita ringan Kemampuan berhitung atau membilang anak tuna grahita belum optimal karena pembelajaran belum menggunakan media objek nyata. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung atau membilang anak tuna grahita melalui media papan flanel. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak tuna grahita yang berjumlah 3 anak terdiri dari 3 laki-laki di SLB Idhati Parang Magetan. Obyek penelitian ini yaitu kemampuan berhitung atau membilang (1-10) melalui media papan flanel. Metode pengumpulan data adalah observasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase disetiap indikator yang dinilai. Berdasarkan kriteria Belum Berkembang (BB) Mulai Berkembang (MB) Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) maka persentase pencapaian anak dalam satu kelas untuk indikator membilang dengan menunjuk benda (1-10) pada pra siklus yaitu 41 6% (MB) Siklus I 70 83% (BSH) dan Siklus II 91 66% (BSB). Indikator membuat urutan bilangan (1-10) pada pra siklus 33 33% (MB) Siklus I 50% (BSH) dan Siklus II 79 16% (BSB). Indikator menunjukkan lambang bilangan (1-10) pada pra siklus 41 6% (MB) Siklus I 66 66% (BSH) dan Siklus II 83 33% (BSB). Indikator memasangkan benda dengan lambang bilangan (1-10) pada pra siklus 25% (MB) Siklus I 50% (BSH) dan Siklus II 75% (BSB). Dapat disimpulkan bahwa media papan flanel meningkatkan kemampuan berhitung anak.