Skripsi
Respon kadar Malondialdehyde (MDA) pada pesilat latihan malam hari di Universitas Negeri Malang / Sapto Prasetyo Pamungkas
Abstrak
i Ringkasan Pamungkas Sapto Prasetyo. 2018. Respon Kadar Malondialdehyde (MDA) Pada Pesilat Latihan Malam Hari di Universitas Negeri Malang. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Rias Gesang Kinanti M. Kes. (II) Dr. Sapto Adi M.Kes. Kata Kunci Malondialdehyde pencak silat latihan malam hari. Olahraga adalah aktivitas fisik untuk melatih tubuh seseorang baik secara jasmani maupun rohani. Olahraga dapat dilakukan di waktu pagi siang sore bahkan malam hari. Salah satu olahraga yang dilakukan di malam hari adalah pencak silat. Namun kenyataanya banyak pesilat belum mengetahui bahwa latihan yang dilakukan secara berlebihan dan dilaksanakan di malam hari dapat meningkatkan kadar Malondialdehyde (MDA) yang menyebabkan radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Malondialdehyde (MDA) pesilat yang berlatih di waktu malam hari di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental postest. Subyek dalam penelitian ini adalah pesilat Pusat Pelatihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) dan Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Negeri Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini didapat dari hasil tes menggunakan peralatan medis dan laboratorium serta hasil analisis kuisioner dari 12 sampel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata respon kadar MDA pada pesilat latihan malam hari yaitu (1) Latihan 3 kali seminggu memiliki nilai respon kadar MDA rata-rata sebesar 6.55533 uM (2) Latihan 4 kali seminggu memiliki nilai respon kadar MDA rata-rata sebesar 2.40737 uM dan (3) Latihan 5 kali seminggu memiliki nilai respon kadar MDA rata-rata sebesar 1.02037 uM. Berdasarkan uji beda ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara respon kadar MDA pada kelompok pesilat yang berlatih tiga kali empat kali dan lima kali seminggu Sig. 0 297 atau (P 0 05) atau tidak ada beda yang signifikan. Berdasarkan uji beda ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara respon kadar MDA pada kelompok pesilat yang berlatih tiga kali empat kali dan lima kali seminggu Sig. 0 297 atau (P 0 05) atau tidak ada beda yang signifikan.