Skripsi
Pengembangan bahan ajar IPA berpendekatan saintifik dan kearifan lokal Kota Malang untuk membantu siswa Kelas VII SMP/MTs memahami materi pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi ekosistem / Widya Janisti
Abstrak
i ABSTRAK Janisti W. 2018. Pengembangan Bahan Ajar IPA Berpendekatan Saintifik dan Kearifan Lokal Kota Malang untuk Membantu Siswa Kelas VII SMP/MTs Memahami Materi Pencemaran Lingkungan dan Dampaknya Bagi Ekosistem. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil S.Pd M.Si. (II) Novida Pratiwi S.Si. M.Sc. Kata kunci bahan ajar IPA pendekatan saintifik kearifan lokal pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi lingkungan. Pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 bertujuan untuk membentuk sumber daya manusia yang berkompeten kreatif dan inovatif. Melalui proses pembelajaran dengan berpendekatan saintifik (Scientific Approach). Pendekatan saintifik merupakan proses pembelajaran melalui suatu rangkaian kegiatan metode ilmiah yang melibatkan kombinasi keterampilan sains. Semakin sering siswa berlatih untuk menyelesaikan masalah maka kemampuan problem solving siswa akan semakin berkembang. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa bahan ajar IPA berpendekatan saintifik untuk siswa SMP kelas VII tema pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi ekosistem yang sangat layak dan valid. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah Four-D Model tanpa tahap disseminate. Kelayakan bahan ajar IPA yang dikembangkan dapat diketahui melalui uji validasi dan uji keterbacaan. Uji validasi dilakukan oleh dosen ahli untuk mengetahui kelayakan bahan ajar dan materi. Uji keterbacaan dilakukan oleh guru dan siswa untuk mengetahui kelayakan bahan ajar dalam pembelajaran di dalam kelas. Uji keterbacaan siswa dilaksanakan dengan melibatkan 10 orang siswa SMPN 4 Kota Malang kelas VIII yang telah menempuh materi pencemaran lingkungan. Hasil uji kelayakan oleh dosen ahli diperoleh rerata persentase 90.94% hasil uji keterbacaan oleh guru diperoleh rerata persentase 80% dan hasil uji keterbacaan oleh siswa diperoleh rerata persentase 93% serta rerata persentase keseluruhan adalah 87.98%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka bahan ajar IPA yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat layak.