Skripsi
Lingkungan artifisial bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Quran Nurul Huda Singosari Malang / Ahmad Arofat
Abstrak
v RINGKASAN Arofat Ahmad. 2018. Lingkungan Artifisial Bahasa Arab di Pondok Pesantren al-Quran Nurul Huda Singosari Malang. Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Imam Asrori. M.Pd. (II) Dr. Moh. Ahsanuddin. M.Pd. Kata kunci lingkungan artifisial pembelajaran bahasa Arab Pondok Pesantren Pembelajaran bahasa Arab tidak terlepas dari penggunaan metode dan media dalam pembelajaran. Lingkungan bahasa menjadi salah satu media dalam pembelajaran bahasa Arab untuk mempermudah peserta didik dalam belajar bahasa Arab. Dalam hal ini lingkungan bahasa dapat dikategorikan sebagai lingkungan artifisial atau lingkungan buatan yang dimana lingkungan tersebut sengaja dibuat untuk pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lingkungan bahasa di Pondok Pesantren al-Quran Nurul Huda Singosari Malang yang meliputi pembelajan bahasa Arab lingkungan artifisial bahasa Arab tuturan bahasa Arab santri pemberdayaan guru terhadap lingkungan artifisial dan pemanfaatan lingkungan artifisal oleh santri. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian seluruh santri dan pengajar lingkungan bahasa di Pondok Pesantren al-Quran Nurul Huda. Dalam penelitian ini data yang di kumpulkan berupa data hasil observasi selama penelitian ini dilakukan. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan wawancara obeservasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan peneliti sebagai instrumen sekaligus pengumpul data sedangkan instrumen pembantu adalah kisi-kisi interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) lingkungan artifisial bahasa Arab di Pondok Pesantren al-Quran Nurul Huda Singosari Malang terdapat pembelajar bahasa Arab dan memiliki 3 pelajaran pokok yaitu qowaid khiwar dan mufrodat (2) lingkungan artifisal bahasa Arab memiliki 150 santri 2 komplek E dan F yang mempunyai 4 kamar di masing-masing komplek. Mempunyai kegiatan kebahasaan yaitu khitobah takdimul qishoh masyrahiyyah ijtima dan mc bahasa Arab. Lingkungan bahasa mempunyai media penunjang kebahasaan peraturan lingkungan bahasa memberlakukan wajib bahasa dan hukuman bagi pelanggar bahasa (3) tuturan bahasa Arab santri berupa lisan maupun tulis (4) dalam pemberdayaan lingkungan bahasa guru berperan menyampaikan pembelajaran bahasa Arab serta sebagai fasilitator (5) di lingkungan bahasa para santri dapat memanfaatkan fasilitas seperti perpustakaan mading dan sound system. Perpustakaan digunakan untuk menambah wawasan kebahasaan santri dan kamus-kamus bahasa yang lebih lengkap mading sebagai media untuk menyalurkan kreatifitas para santri dan sound system untuk membantu kegiatan di lingkungan bahasa.