Skripsi
Pengaruh latihan intensitas moderat dan high intensity terhadap jumlah sel osteoblas femur tikus (Rattus norvegicus) / Ketut Subali
Abstrak
iii RINGKASAN Subali Ketut. 2018. Pengaruh Latihan Intensitas Moderat dan High Intensity Terhadap Jumlah Sel Osteoblas Femur Tikus (Rattus norvegicus). Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Rias Gesang Kinanti M.Kes. (II) Dr. Supriyadi M.Kes. Kata Kunci latihan intensitas moderat high intensity ROS sel osteoblas Latihan secara tidak langsung dapat menimbulkan Reactive oxygen Species (ROS) Baik yang dilakukan dengan latihan intensitas moderat dan high intensity. Latihan dengan intensitas moderat dapat mencegah hilangnya fungsi fisik dan memperbaiki resiko tekanan darah yang berkontribusi terhadap perkembangan berbagai penyakit. Namun latihan yang dilakukan dengan high intensity memiliki resiko tinggi terhadap kerusakan sel dan jaringan dalam organ tubuh salah satunya pada organ tulang yaitu pada sel osteoblas. Latihan dengan high intensity dapat meningkatkan produksi radikal bebas akibat stres fisik yang terjadi. Produksi radikal bebas (ROS) yang berlebih akan menimbulkan gangguan pada sel osteoblas berupa penurunan kepadatan tulang yang mengakibatkan sel osteoklas lebih tinggi dibandingkan dengan sel osteoblas. Akan tetapi banyak masyarakat atau pelaku olahraga tidak mengetahui hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan intensitas moderat dan high intensity terhadap jumlah sel osteoblas femut tikus (Rattus norvegicus). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah experimental laboratories dengan menggunakan 15 sampel tikus Rattus norvegicus Strain Wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok latihan intensitas moderat high intensity dan kelompok kontrol. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan teknik Random Control Group Posttest-Only Design. Kemudian di analisa untuk melihat jumlah sel osteoblas femur dengan menggunakan aplikasi Olyvia 2.4 FOR WIND 2010. Data yang terkumpul dianalisa menggunakan program komputer Statistical Package of Special Science (SPSS). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh latihan intensitas moderat terhadap jumlah sel osteoblas femur p 0.908 terdapat pengaruh latihan high intensity terhadap jumlah sel osteoblas femur p 0.009 dan terdapat perbedaan pengaruh latihan intensitas moderat dan high intensity terhadap jumlah sel osteoblas femur p 0.004. Saran pada penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam mengontrol jumlah sel osteoblas femur dengan pemberian vitamin C dan vitamin E untuk menekan produksi radikal bebas yang diakibatkan oleh latihan.