Tugas Akhir
Prototype pencegahan kebakaran dini berbasis IoT (Internet of Thing) / Achmad Farchan Farisi
Abstrak
RINGKASAN Farisi AchmadFarchan. 2018. Prototype PencegahanKebakaranDiniBerbasisIoT (Internet of Thing). TugasAkhir JurusanPendidikan Vokasi FakultasTeknik UniversitasNegeri Malang. Pembimbing Dr. Eng. SitiSendari S.T. M.T. Kata Kunci Wemos Smartphone Sensor Suhu Gas. Tingkat kasuskebakaran yang cukuptinggiterutamapadagedungbertingkatmendorongadanyapembuatanalatpencegahankebakarandiniberbasisIoT (Internet of Thing) yang mampumemadamkanapisebelumapimenjadilebihbesardandapatmengirimkannotifikasikepadapemilikgedung/rumah. Alatinimenggunakan 2 sensor sebagaipendeteksiasapdansuhu. Alatinidilengkapidengansistemnotifikasi yang menggunakanaplikasi Telegram Telegram pemilikrumah/gedungterhubungdenganWemos.Untukmengaktifkannotifikasi pemilikrumah/gedungharusmengirimkan kata /start padatelegrambotsatu kali saja. Sensor MQ2 sebagaipendeteksiasapdan LM35 sebagaipendeteksisuhuruangan. Jika sensor MQ2 telahmencapainilai ADC 30 dan LM35 telahmendeteksisuhuruanganmencapai 35 778 C makawemosakanmengirimnotifikasi TerdeteksiKebakaran di Rumah X kemudianpompaaktifpadasimulasiinipompaaktif 10 detik. Buzzer menyalaketikakondisiasapdansuhuterpenuhi padasimulasiinikipasaktif 20 detik. Kipasaktifsetelahpompaselesaimenyiramkan air.Jika yang terdeteksihanyaasap makawemosmengirimnotifikasi Terdeteksi Asap di Rumah X padaaplikasi Telegram pemilikrumah/gedung. Setelahapidipadamkanwemosakanmengirimkannotifikasi ApiTelahDipadamkan . Alatinijugadilengkapidenganpendeteksiketersediaan air padatandon yang menggunakan sensor ultrasoniksebagaipendeteksinya.Jikaultrasonikmendeteksijaraklebihdari 8 cm makawemosmengirimnotifikasi Persediaan Air TinggalSedikit .Sistempemadamanakantetapaktifmeskipunnotifikasitidakdiaktifkan.