Skripsi
Pengembangan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi kesetimbangan kimia kelas XI SMA/MA / Uswatun Hasanah
Abstrak
i ABSTRAK Hasanah Uswatun. 2019. Pengembangan Soal Kimia Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Materi Kesetimbangan Kimia Kelas XI SMA/MA. Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Prof. H. Suhadi Ibnu M.A. Ph.D. (II) Drs. Muhammad Su aidy M.Pd. Kata Kunci kumpulan soal kesetimbangan kimia HOTS Indonesia mengikuti beberapa survei internasional sebagai upaya untuk mengukur sejauh mana pencapaian pendidikan kita selama ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan bahwa prestasi PISA dan TIMSS Indonesia tergolong rendah hal ini melahirkan kebijakan pemerintah untuk memasukkan 10% soal-soal berbasis HOTS pada Ujian Nasional (UN) 2018. Kebijakan untuk memasukan soal-soal HOTS ke dalam UN untuk mengejar ketertinggalan dirasa kurang tepat oleh beberapa pengamat pendidikan karena sebelumnya peserta didik sama sekali tidak mengetahui tentang HOTS dan tidak pernah dilatih soal berbasis HOTS selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Sehingga peserta didik menganggap soal HOTS sangat sulit untuk dikerjakan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan soal berbasis HOTS yang memiliki validitas dan reliabilitas yang baik pada materi kesetimbangan kimia kelas XI SMA/MA. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Research and Development (R D) menurut Borg Gall (1983). Tahap-tahap yang dilakukan pada penelitian ini hanya mengadaptasi tahap pertama hingga tahap kelima yaitu pengumpulan informasi data hingga revisi hasil uji coba terbatas. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner dan uji coba terbatas. Hasil pengisian angket digunakan untuk mengetahui tingkat validitas isi dan karakteristik HOTS dalam setiap butir soal. Uji coba terbatas digunakan untuk mengetahui tingkat validitas butir soal reliabilitas soal tes tingkat kesukaran butir soal dan daya beda butir soal. Validator dalam penelitian pengembangan ini adalah satu orang dosen Kimia Universitas Negeri Malang dan dua orang guru Kimia SMA sedangkan subjek uji coba terbatas terdiri dari 24 peserta didik SMA kelas XI yang telah memperoleh materi kesetimbangan kimia. Data yang diperoleh dari hasil angket dianalisis menggunakan teknik persentase dan hasil uji coba terbatas digunakan untuk mengetahui tingkat validitas butir soal reliabilitas soal tes tingkat kesukaran butir soal dan daya beda butir soal. Bedasarkan hasil validasi isi pada aspek materi konstruksi dan bahasa diperoleh hasil validitas isi 95% dengan kriteria sangat layak sedangkan hasil validasi isi untuk karakteristik HOTS butir soal terdapat 24 butir soal memiliki karakteristik HOTS sangat baik 13 butir soal memiliki karakteristik HOTS baik dan tiga butir soal memiliki karakteristik HOTS cukup. Berdasarkan hasil uji coba dari 40 soal yang dikembangkan diperoleh hasil 30 butir soal dengan kriteria valid dan 10 butir soal dengan kriteria tidak valid 30 butir soal dengan kriteria valid tersebut memiliki tingkat reliabilitas soal tes dengan nilai 0 9086 yang berarti soal tersebut reliabel kemudian untuk hasil analisis tingkat kesukaran butir soal diperoleh hasil bahwa 16 butir soal dengan kriteria sukar 12 butir soal dengan kriteria sedang dan dua butir soal dengan kriteria mudah. Hasil analisis daya beda butir soal diperoleh hasil bahwa tujuh butir soal dengan kriteria jelek 12 butir soal dengan kriteria cukup dan 11 soal dengan kriteria baik.