Skripsi
Pengaruh penggunaan bahan bakar bioetanol dengan kadar 96%, 98% dan 99,8% terhadap gas buang engine prototype etanol mobil hemat energi Semeru Team Universitas Negeri Malang / Waras Setiawan
Abstrak
vi RINGKASAN Setiawan Waras. 2018. Analisis Pengaruh Penggunaan Bahan Bakar Bioetanol dengan Kadar 96% 98% dan 99 8% terhadap Gas Buang Engine Prototype Etanol Mobil Hemat Energi Semeru Team Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Sumarli M.Pd M. T. (II) Drs.H. Paryono S.T M.T. Kata Kunci Bio Etanol emisi gas buang Semeru Team Gas buang kendaraan bermotor berbahan bakar bensin menyumbangkan 70% Karbon Monoksida di bumi. Gas buang Karbon dioksida (CO%) dan Hidrokarbon (HC%) menimbulkan beberapa dampak negatif pada lingkungan dan tubuh manusia. Dilihat dari besarnya kontribusi karbon monoksida (CO) timbal (Pb) hidrokarbon (HC) dan nitrogen dioksida (NO2) pada lingkungan maka perlu usaha untuk mengendalikan emisi gas buang kendaraan bermotor salah satunya dengan modifikasi mesin dan penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan. Pada tahun tahun 2016 dan 2017 Universitas Negeri Malang mengikuti kompetisi mobil hemat energi (KMHE) dan membentuk Semeru Team yang memproduksi mobil bioetanol. Bioetanol berupa cairan bening tidak berwarna terurai secara biologis (biodegradable) toksisitas rendah dan tidak menimbulkan polusi udara yang besar apabila bocor. Fokus Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui apakah ada perbedaan kadar Hidrocarbon (HC) pada engine prototype etanol Semeru team Universitas Negeri Malang (UM) yang menggunakan bahan bakar bioetanol 96% 98% dan 99 8% dan (2) mengetahui apakah ada perbedaan kadar Karbon Monoksida (CO) pada engine prototype etanol Semeru team Universitas Negeri Malang yang menggunakan bahan bakar bio etanol 96% 98% dan 99 8%. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan data pada variabel kadar gas buang (HC dan CO) sebagai akibat dari perlakuan perubahan bahan bakar (bioetanol 96% bioetanol 98% dan bioethanol 99 8%). Variabel variabel dikembangkan menjadi instrumen untuk proses perekaman data setelah data terkumpul selanjutnya data akan dianalisis statistic parametric dengan menggunakan metode one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari penelitian ada tiga data yang dihasilkan yaitu data dari bahan bakar bioetanol dengan kadar konsentrasi 96% 98% dan 99 8%. Uji Normalitas (normality test) menunjukkan hasil gas Hidrokarbon (HCppm) dan Karbon Monoksida( CO%) nilai sudah terdistribusi normal. Uji Homogenitas menunjukkan baik dari gas Hidrokarbon (HCppm) dan gas Karbon Monoksida(CO%) memiliki varian yang sama. Uji Anova satu jalur menunjukan ada perbedaan kadar Karbon Monoksida (CO%) kaena perlakuan bahan bakar bioetanol dengan konsentrsi 96% 98% dan 99 8% terhadap gas Karbon Monoksida (CO%). Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan yaitu (1) ada perbedaan kandungan gas Hidrokarbon yang dihasilkan dimana cenderung mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya putaran mesin (RPM). (2) kandungan gas Karbonmonoksida (CO%) dalam gas buang mengalami penurunan seiring dengan naiknya putaran mesin (RPM).