Tugas Akhir
Rancang bangun mesin pembuat mie dengan sistem potong pneumatik / Mukhamad Suwardo
Abstrak
RINGKASAN Suwardo Mukhamad. 2018. Rancang Bangun Mesin Pembuat Mie dengan Sistem Potong Pneumatik. Tugas Akhir Program Studi Diploma III Teknik Mesin. Jurusan Pendidikan Vokasi Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs Imam Sudjono M.T. Kata Kunci mesin mie perancangan mesin pembuatan mesin pneumatik Perkembangan teknologi di zaman sekarang ini semakin maju dengan banyaknya teknologi alternatif baru yang ditemukan. Proses memanfaatkan teknologi sangat menunjang keefektifan suatu perkerjaan misalnya dalam proses pembuatan mie zaman dulu alat yang digunakan hanya alat konvensional yang berbentuk gilingan manual sementara zaman sekarang sudah menggunakan mesin. Mie adalah makanan yang terbuat dari campuran tepung terigu tepung tapioka telur air dan bahan campuran lainnya ada juga yang menambahkan bahan lainya sebagai rasa atau warna dalam mie tersebut. Dengan seiring perkembangan teknologi dan banyaknya konsumen yang semakin padat maka dari itu mesin pembuat mie yang lebih efektif harus diciptakan agar proses produksi lebih cepat maka diperlukan mesin pembuat mie dengan sistem potong pneumatik mesin ini melakukan pemotongan secara otomatis dan memiliki pemindah hasil potong menggunakan conveyor. Rancang bangun mesin ini dilakukan dengan tahapan yaitu perencanaan gambar mesin dan penjelasan komponen. Analisis teknik meliputi daya motor torsi kapaitas serta kontruksi mesinnya. Prinsip kerja mesin ini berbeda dengan mesin pembuat mie lainnya perbedaan pada sistem potong menggunakan pneumatik dan conveyor untuk memudahkan dalam produksi mie dalam mesin pembuat mie ini telah ditentukan proses perhitungan dan diperoleh hasil kapsitas mesin 24 kg/jam dengan spesifikasi motor mesin 0 75 HP putaran motor 1400 rpm panjang mesin 975 mm lebar mesin 32 mm dan tinggi mesin 605 mm. Pada proses pembuatan mesin mie ini pemilihan bahan untuk komponen mesin adalah hal pertama yang dilakukan. Seperti pada komponen rol pemipih dan pembentuk mie terbuat dari bahan stainless steel untuk bahan conveyor setelah dibentuk mie terbuat dari kulit sintesis ketiga komponen tersebut bersentuhan langsung dari adonan mie sampai terbentuknya mie yang di potong-potong. Karena itu mesin ini harus terjaga kehigienisannya dan ketika dikosumsi terjamin kebersihan dan kesehatan konsumenya. Perawatan yang dilakukan dalam mesin dibagi 3 meliputi perawatan harian perawatan mingguan serta bulanan. Dalam mesin ini biaya yang dikeluar mesin mie dengan sistem potong pneumatik ini dengan rincian total biaya pembelian baku adalah Rp 7.334.000.- keuntungan 20% sebesar Rp 1.466.800 - serta biaya ppn 10% adalah Rp 733.400 - sehingga total dalam proses pembuatan mesin mie dengan sistem pototng pneumatik ini adalah Rp 9.534.200 -