Tugas Akhir
Pemanfaatan koleksi fiksi oleh siswa di Perpustakaan SMP Negeri 1 Pakis / Isna Arfia Mita
Abstrak
iv RINGKASAN Mita Isna Arfia. 2018. Pemanfaatan Koleksi Fiksi Oleh Siswa di Perpustakaan SMP Negeri 1 Pakis. Tugas Akhir. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Sokhibul Ansor S.Sos. M.Hum. Kata Kunci pemanfaatan koleksi fiksi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan koleksi fiksi oleh siswa di perpustakaan SMP Negeri 1 Pakis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode yang digunakan adalah deskriptif. Data penelitian ini berupa persentase yang menggambarkan pemanfaatan koleksi fiksi yang diperoleh dari menyebarkan angket kepada siswa. Sumber data penelitian ini adalah pertanyaan kuantitatif yang dijaring dengan instrumen pengisian pilihan jawaban angket. Berdasarkan analisis data diperoleh tiga simpulan dari hasil pemanfaatan koleksi fiksi sebagai berikut. Pertama frekuensi pemanfaatan koleksi fiksi di perpustakaan SMP Negeri 1 Pakis selama satu bulan menunjukkan sebagai berikut (a) jumlah koleksi fiksi yang dimanfaatkan siswa termasuk dalam kategori cukup yaitu siswa membaca koleksi fiksi 3-4 buku dengan persentase 50% karena sebagian responden ada yang tidak suka membaca koleksi fiksi (b) intensitas kunjungan siswa ke perpustakaan untuk membaca koleksi fiksi termasuk dalam kategori kurang yaitu siswa berkunjung 1-3 kali dengan persentase 38% karena kurang dari setengah responden tidak ada waktu luang berkunjung ke perpustakaan untuk membaca koleksi fiksi dan (c) intensitas peminjaman koleksi fiksi termasuk dalam kategori cukup yaitu siswa meminjam koleksi fiksi sebanyak 1-3 kali dengan persentase 59% karena setengah dari responden ada yang tidak suka membaca koleksi fiksi. Kedua durasi pemanfaatan koleksi fiksi di perpustakaan SMP Negeri 1 Pakis berkaitan dengan durasi membaca koleksi fiksi dalam satu bulan yaitu (a) siswa menghabiskan waktu membaca 30-60 jam dengan persentase 49% buku fiksi dalam satu bulan (b) siswa memerlukan waktu 30 menit 1 jam dengan persentase 43% untuk membaca dalam sekali satu buku fiksi. hal tersebut termasuk dalam kategori kurang karena banyak tugas yang harus dikerjakan oleh siswa sehingga tidak cukup memiliki waktu luang untuk membaca koleksi fiksi. Ketiga motivasi pemanfaatan koleksi fiksi di perpustakaan SMP Negeri 1 Pakis berdasarkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa sebagai berikut (a) 40 siswa dengan persentase 40% memilih untuk memenuhi keinginan membaca untuk menambah prestasi kepenulisan (b) 65 siswa dengan persentase 65% memilih jawaban lainnya dengan hasil jawaban yaitu karena terpengaruh ajakan teman. v Berdasarkan temuan hasil penelitian ini dikemukakan saran (1) untuk siswa dikarenakan ada siswa yang tidak suka membaca koleksi fiksi disarankan harus mengetahui sisi positif dari membaca koleksi fiksi. Karena dengan membaca koleksi fiksi siswa dapat mendapatkan ilmu pengetahuan selain itu juga mendapatkan ilmu-ilmu tentang kehidupan yang dapat diambil hikmahnya dari membaca suatu cerita koleksi fiksi. (2) untuk guru sebaiknya guru mengharuskan siswa untuk membaca koleksi fiksi disela- sela waktu pelajaran. Khususnya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sebaiknya guru memberikan tugas mebaca koleksi fiksi sekaligus memberikan tugas untuk meringkas cerita yang sudah dibaca agar waktu untuk memanfaatkan koleksi fiksi menjadi lebih efektif. (3) untuk petugas perpustakaan sebaiknya petugas perpustakaan membuat suatu kelompok belajar kepenulisan jika perlu dengan menghadirkan seseorang yang ahli dalam bidang kepenulisan. Hal ini untuk menunjang siswa dalam menambah prestasi kepenulisan menjadi lebih baik. Apabila program ini berjalan dengan baik maka akan memotivasi siswa lainnya untuk ikut serta didalamnya.