Tesis
Pengaruh pendidikan kewirausahaan di lingkungan sekolah, keluarga dan teman sejawat terhadap niat berwirausaha bidang pertanian melalui self-efficacy pada siswa SMK Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi se Malang Raya / Maria Rahayu
Abstrak
ABSTRAK Rahayu Maria. 2018. Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan di Lingkungan Sekolah Keluarga dan Teman Sejawat terhadap Niat Berwirausaha di Bidang Pertanian melalui Self-efficacy pada Siswa SMK Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi se Malang Raya. Tesis. Jurusan Pendidikan Bisnis dan Manajemen. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Agus Hermawan M.Si. GradDipMGT M.Bus. (II) Dr. Wening Patmi Rahayu S.Pd. M.M. Kata Kunci pendidikan kewirausahaan lingkungan sekolah lingkungan keluarga teman sejawat self-efficacy niat berwirausaha Salah satu visi dan misi SMK adalah membentuk jiwa wirausaha siswa untuk menguatkan niat berwirausaha siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pihak sekolah namun peran serta keluarga dan teman sejawat sebagai lingkungan sosial terdekat siswa juga mempunyai andil yang besar. SMK bidang agribisnis dan agroteknologi menjadi salah satu focus penguatan pemerintah di bidang pendidikan dalam rangka mendukung program nawacita. Niat berwirausaha siswa akan terbentuk apabila ada keyakinan dalam diri siswa untuk berwirausaha sebagai jalan karir mereka kelak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan di lingkungan sekolah keluarga dan teman sejawat terhadap niat berwirausaha melalui self-efficacy terhadap siswa SMK bidang keahlian agribisnis dan agroteknologi se Malang Raya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri bidang keahlian agribisnis dan agroteknologi se Malang Raya pada tingkat XI dan XII sejumlah 376 siswa. Teknik pengambilan sampel secara proportionate stratified random sampling yang kemudian menghasilkan sampel sejumlah 190 siswa yang diambil secara acak proporsional. Pengumpulan data menggunakan instrument yang diadaptasi dan dikembangkan oleh peneliti sebelumnya. Instrument yang digunakan untuk mengukur pendidikan kewirausahaan di lingkungan sekolah keluarga teman sejawat self-efficacy dan niat berwirausaha nilai alpha cronbah keseluruhan untuk instrument ini berturut-turut mencapai 0.82 0.760 0.815 0.899 dan 0.787. yang berarti bahwa seluruh instrument reliabel. Untuk hasil uji asumsi klasik (1) hasil uji normalitas data masing-masing variabel berdasarkan probability plot menunjukkan adanya indikasi kenormalan data dimana data menyebar di sekitar garis diagonal. (2) hasil uji heteroskedastisitas data menunjukkan tidak terjadi heteroskedastisidas dalam model regresi yang digunakan terlihat dari menyebarnya titik-titik secara acak dan tidak membentuk pola tertentu. (3) hasil uji multikolinearitas data menunjukkan nilai VIF masing-masing variabel lebih besar dari 0.1 sehingga bebas dari masalah multikolinearitas Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan di lingkungan sekolah keluarga dan teman sejawat berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy dengan nilai Rsquare sebesar 0.408 artinya 40.8% self-efficacy dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut sedangkan sisanya 59 2% dipengaruhi oleh faktor lain. Pada hasil pengujian juga menunjukkan bahwa niat berwirausaha terbukti dipengaruhi oleh pendidikan wirausaha di lingkungan sekolah keluarga teman sejawat dan self-efficacy dengan nilai Rsquare sebesar 0.592 artinya sebesar 59.2% niat berwirausaha dibentuk oleh keempat variabel tersebut sisanya dipengaruhi faktor lain. Untuk teman sebaya tidak ada pengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha secara langsung namun berpengaruh secara tidak langsung melalui self-efficacy. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti mengajukan saran sebagai berikut bagi pihak sekolah agar selalu memberikan program pendidikan kewirusahaan bagi siswa untuk meningkatkan keyakinan diri dan niat berwirausaha seperti program peminjaman modal untuk membuat unit usaha mengadakan seminar tentang kewirausahaan bagi siswa dan orang tua siswa. Bagi guru agar dapat memberikan motivasi dan keyakinan pada siswa untuk berwirausaha dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Kepada siswa agar membekali diri dengan mengikuti pembelajaran dan program serta praktek kewirausahaan yang ada di sekolah. Bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi masukan dan pertimbangan untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan pendidikan kewirausahaan self-efficacy dan niat berwirausaha dan dapat diterapkan dengan obyek lain