Skripsi
Proses visualisasi estetik batik tulis produk sajadah pada rumah batik Sengguruh Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang / Ocha Denta Wijaya
Abstrak
RINGKASAN Wijaya Ocha Denta. 2019. Proses Visualisasi Estetik Batik Tulis Pada Sajdah di Rumah Batik Seng . Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ponimin M. Hum (II) Lisa Sidyawati S.Pd M.Pd. Kata Kunci Visualisasi Estetik Batik tulis sajadah motif batik seng warna batik. Visualisasi merupakan objek dan estetik adalah nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercangkup dalam pengertian keindahan. Visualisasi (objek) estetik terdapat objek alam dan objek buatan manusia dan berebntuk dua dimensi dan tiga dimensi. Objek buatan manusia yang berbentuk dua dimensi tersebut salah satunya berupa batik tulis. Kecamatan Kepanjen terdapat rumah industri batik yaitu rumah batik seng yang terdapat di desa Sengguruh. Rumah batik Seng ini memproduksi batik tulis pada produk sajadah. Produk sajadah batik ini merupakan inovasi terbaru dari rumah batik seng. Rumah batik seng ini motif batik eceng gondok yang merupakan motif yang lebih banyak diminati masyarakat. Terciptanya motif eceng gondok ini agar masyarakat tidak hanya mengangap bahwa eceng gondok ini sebagai benalu tetapi eceng gondok juga bermanfaat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Penelitian diawali dengan pengumpulan data dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber dan metode dengan menghubungkan data hasil obsevasi dengan landasan teori. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama proses pembuatan batik dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut (a) Proses persiapan membatik (b) Proses penyantingan batik (c) proses pewarnaan batik (d) proses finishing. Kedua visualisasi motif batik tulis pada sajadah mengandung nilai keindahan atau estetik yang didalamnya terdapat unsur-unsur estetik dan prinsip-prinsip estetik. Ketiga pewarnaan pada batik tulis sajadah ini menggunakan dua warna yaitu pewarna sintesis atau buatan dan pewarna alam. Keempat visualisasi motif pada batik tulis sajadah motif utama adalah eceng gondok dan motif pendukungnya yaitu motif ka bah motif daun dan motif mega mendung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan ilmu dalam bidang seni betik. Bagi peneliti lain penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk mengadakan penelitian serupa. Bagi pengrajin penelitian ini dapat memotivasi untuk menciptakan motif dan teknik baru. Pada bidang pendidikan diharapkan dapat menjadi salah satu literatur pada bidang seni.